Sengketa Lahan KEK Mandalika, 24 Warga Segera Terima Uang Kerahiman

Mataram (suarantb.com) – Sebanyak 24 warga yang selama ini menempati dan mengelola lahan seluas 26 hektar di daerah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, akan segera mendapat pembayaran uang kerahiman. Demikian disampaikan Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB, H. Irnadi Kusuma pada suarantb.com, Senin, 27 Maret 2017.

“Kita sudah buatkan rekening untuk pembayaran bagi warga yang sudah clean and clear. Itu untuk sekitar 24 warga, dengan luas lahan sekitar 26 hektar, yang berada di tiga titik,” jelasnya.

Iklan

Dengan penghitungan jumlah uang kerahiman yang diterima warga tiap are sebesar Rp 4,5 juta, jadi untuk lahan seluas 26 hektar ini pemerintah mengucurkan dana sejumlah Rp 11,7 miliar. Sementara disebutkan Irnadi untuk pembayaran uang kerahiman ini, total dana yang disiapkan mencapai Rp 50 miliar.

Meski masih banyak yang belum selesai, Irnadi menyebut progres yang dicapai hingga saat ini cukup bagus. Beberapa titik lahan di kawasan Mandalika sudah memasuki tahap clean and clear. Termasuk lahan di titik 12 seluas 24 hektar.

“Artinya kalau kita hitung-hitung sudah sekitar 50 persen lah yang tuntas. Apalagi kalau dimasukkan lagi titik 05 yang luasnya sembilan hektar, titik 13 yang luasnya 19 hektar jadinya sudah lumayan banyak,” tuturnya.

Selain itu, Irnadi menyampaikan dari lahan seluas 109 hektar tersebut ada bagian lahan yang tidak perlu dibayarkan. Karena telah menjadi lahan miliki negara setelah menang di tingkat Mahkamah Agung.

“Dan sudah ada ketetapan dari MA kalau itu tidak dibayarkan,” tambahnya.

Terhadap pengelola lahan seluas 26 hektar tersebut Pemprov menyatakan  pembayaran akan didahulukan. Jika memungkinkan, Gubernur akan diminta untuk menyerahkan pembayaran secara simbolik pada 24 warga tersebut.

“Nanti sisanya yang mengelola lahan 24 hektar nyusul, tunggu rekomendasi dari Pak Kapolda sebagai ketua tim ke Pak Gubernur. Kemudian Pak Gubernur bersurat ke ITDC untuk segera dibayarkan,” katanya. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here