Senator NTB Desak Kemenaker Segera Buka Pengiriman PMI ke Malaysia

Wakil Ketua Komite II DPD RI Evi Apita Maya saat melakukan kunjungan kerja ke P3MI di Mataram untuk menyerap aspirasi terkait dengan persoalan ketenagakerjaan.(Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Wakil Ketua Komite II DPD RI Evi Apita Maya, SH, MKn mendorong agar Kementerian tenaga kerja segera mencabut Permenaker nomor 151 tahun 2020 tentang penghentian sementara pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) tujuan penempatan Malaysia.

“Saya sudah meminta agar hal ini menjadi atensi Menteri tenaga kerja. Karena ini menyangkut hajat hidup masyarakat saya di NTB,” ujar Evi yang dikonfirmasi saat melakukan kunjungan kerja di Mataram, Rabu, 8 September 2021.

Iklan

Evi yang merupakan anggota DPD RI asal daerah pemilihan Provinsi NTB itu mengungkapkan alasannya mendesak agar pengiriman PMI tujuan penempatan Malaysia segera dibuka. Karena kebijakan penutupan tersebut memberikan dampak ekonomi yang cukup besar kepada masyarakat NTB yang merupakan daerah penyumbang terbesar PMI.

“Karena masih ditutup, masyarakat kita di NTB banyak yang menjadi pengangguran makin bertambah. Sekarang ini saja sudah ada 4.000 calon PMI di NTB yang sudah punya visa dan siap diberangkatkan, tapi belum bisa berangkat. Untuk itulah kenapa kami mendesak agar segera dibuka,” jelasnya.

Menurutnya, pengiriman PMI akan sangat membantu untuk memulihkan anjloknya perekonomian masyarakat dan daerah akibat Pandemi Covid-19 ini. Sebab akan ada pengiriman remitansi yang nilainya cukup besar jika ada PMI yang bekerja.

“Kalau masyarakat kita bisa berangkat kerja, ini akan membantu memulihkan perekonomian kita, karena para PMI ini akan mengirimkan uang ke keluarganya, dan itu akan beredar di masyarakat,” katanya.

Disampaikan Evi bahwa beberapa waktu lalu pihaknya sudah memanggil Menteri Tenaga kerja untuk membahas hal itu. Dengan demikian harapannya, aspirasi masyarakat yang dia sampaikan itu bisa secepatnya direspon oleh kementerian agar segera dibuka izin pengiriman PMI tujuan Malaysia.

“Ibu Menteri akan segera menindaklanjutinya, bahkan sudah langsung melakukan komunikasi dengan pihak Malaysia. Sehingga mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa membuahkan hasil dan ini akan tetap kita pantau terus,” ungkapnya.

Sementara itu salah satu pengusaha Perusahaan Penempatan Pekerja Migran (P3MI) dari Mataram, Petra Ezimon menyampaikan bahwa pihaknya sangat berharap pada anggota DPD RI dapil NTB, untuk menyuarakan aspirasi masyarakat NTB yang ingin segera dikirim bekerja ke Malaysia.

“Saya ini banyak menerima telepon dari masyarakat menanyakan kapan akan dibuka. Ini sudah 1,5 tahun tidak ada uang yang berputar, karena tidak ada PMI yang masuk. Selama ini tidak ada yang menyuarakan selama ini, maka kita berharap dengan bantuan ibu Evi, pengiriman PMI ke Malaysia bisa dibuka secepatnya,” harapnya. (ndi)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional