Semua SMP di Kota Bima Kekurangan Siswa Baru

0
M. Ali. (Suara NTB/jun)

Bima (Suara NTB) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk satuan pendidikan dasar tingkat SMP di Kota Bima, sudah berakhir. Dari total 23 SMP Negeri dan Swasta, rata-rata mengalami kekurangan siswa. Rendahnya angka kelahiran akibat keberhasilan program KB, dinilai salah satu pemicu utama.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dikbud Kota Bima, M Ali kepada Suara NTB di kantornya, Jumat, 13 Agustus 2021 menerangkan, sampai batas akhir penerimaan murid baru beberapa waktu lalu, tidak ada satupun SMP di wilayah ini yang kelebihan siswa. “Sampai detik terakhir kemarin tidak ada SMP yang kelebihan siswa. Semua kurang dari target daya tampung,” ungkapnya.

IKLAN

Kurangnya jumlah siswa baru yang mendaftar ke SMP Negeri terlebih Swasta, menurut dia, besar kemungkinan akibat angka kelahiran menurun setelah gencarnya program KB.

Soal lebih tingginya minat siswa masuk sekolah agama, baginya tidak begitu berpengaruh. Sebab pengelola juga memiliki batas daya tampung, sehingga siswa yang tidak terakomodir mestinya kembali ke SMP Negeri dan Swasta. “Tapi kenyataan sampai detik akhir tidak ada yang mampu memenuhi. Artinya memang jumlah siswa usia sekolah SMP kita berkurang,” jelasnya.

Penetapan daya tampung masing-masing SMP, kata M Ali, sangat bergantung pada kesiapan ruang belajar, namun pada intinya tahun ini kuota yang tersedia tidak ada yang terpenuhi. Kondisi tersebut berbanding terbalik dari sebelumnya.

Sementara disinggung penerimaan siswa baru tingkat SD, sejauh pantauan yang dilakukan masih normal seperti biasa. “Rata-rata kan sekolah di sekitar tempat tinggal, jadi normal-normal saja untuk SD,” pungkasnya. (jun)