Semua Objek Wisata Labuhan Haji Ditutup

Akses masuk ke pantai Labuhan Haji ditutup sementara selama PPKM Darurat imbangan (Ekbis NTB/rus)

SEMUA objek wisata di Kecamatan Labuhan Haji tutup selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat imbangan. Objek-objek wisata seperti Pantai Labuhan Haji, Meliwis, Suryawangi, Sepolong, dan Maiq Anyir tidak boleh buka. Meski secara ketentuan boleh buka maksimal 25 persen, namun Labuhan Haji memilih tutup total.

Camat Labuhan Haji, Muhir saat dikonfirmasi Minggu, 18 Juli 2021 mengatakan, di tingkat kabupaten diterapkan PPKM Darurat imbangan sementara di tingkat Kecamatan Labuhan Haji sedang diterapkan kebijakan adaptif.

Iklan

Diakui, ada ketentuan diperbolehkan 25 persen kunjungan dari kapasitas kawasan. Menurut Muhir, itu merupakan batas maksimal. Artinya adalah bisa dinihilkan. “Itu kata maksimal, boleh nol,” paparnya. Kecuali jika ketentuannya minimal 25 persen, maka baru bisa diizinkan ada ambang batas. Harapannya, dengan penutupan ini dapat  mengendalikan penularan Covid-19. Hal ini dimaksudkan juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Ia mengatakan, Labuhan Haji menerapkan kebijakan tersebut guna mengurangi risiko penyebaran pandemi. Sebab diketahui setiap musim liburan, pantai di Labuhan Haji ini tidak pernah sepi. Meski banyak yang tidak senang dengan kebijakan tersebut, namun hal ini tidaklah menjadi masalah. Karena yang terpenting masyarakat katanya bisa terselamatkan.

Labuhan Haji secara data sangat berisiko. Pasalnya, tiga kecamatan perbatasan dengan Labuhan Haji dilihat cukup parah, yakni Suralaga dengan lima desa dengan jumlah kasus terkonfirmasi postif 5 dan suspek 15 kasus , Pringgabaya ada 5 kasus  terkonfirmasi positif dan Selong dengan positif 23 dan suspek 49 orang. Sehingga dipandang p penting bagi Labuhan Haji untuk menutup semua destinasi wisata. Jumlah kasus di Labuhan Haji saat ini terlapor sebanyak 4 kasus positif.

“Jangan sampai terjadi kontak erat lagi dengan warga Selong, sehingga penting Labuhan haji melakukan pendekatan adaptif dan partisipatif guna memutus rantai penyebaran Covid,” terang Camat.

Kepala Desa Labuhan Haji, Fahminuddin dikonfirmasi terpisah mengakui pihaknya sudah menutup akses masuk Pantai Labuhan Haji sejak Jumat lalu. Penutupan sesuai kebijakan bersama setelah pertemuan di kantor Camat Labuhan Haji beberapa waktu lalu. (rus)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional