Sempat Ingin Berhenti, Ardiansyah Kembali Gabung Pelatda PON

0
Ardiansyah. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, 2-15 Oktober menjadi impian atlet catur NTB, Ardiansyah. Namun ditengah  Pandemi covid-19 cukup banyak persoalan yang mengganggu persiapan atlet asal Kabupaten Dompu ini. Meski demikian Ardiansyah tetap berusaha keras untuk bisa mempersiapkan diri dengan maksimal menghadapi ajang multi event olahraga nasional.

Bagi Ardiansyah persoalan bukanlah alasan untuk menghalangi dirinya berhenti latihan. Ia yakin bahwa dengan belajar dari masalah tersebut membuat dirinya semakin matang menghadapi PON XX/2021.

IKLAN

Ardiansyah yang dihubungi Suara NTB di Rusunawa  Batu Layar, Lombok Barat (Lobar), Selasa, 10 Agustus 2021 mengatakan bahwa sesungguhnya ia sudah cukup panjang menjalani latihan  menghadap PON/2021. Bahkan ia sempat menjalani Pelatda Desentralisasi selama beberapa bulan  di Lotim guna menghadapi ajang multi event nasional tersebut.

Upaya  atlet kelahiran 10 Oktober 1986 untuk latihan dengan maksimal ternyata selalu dihadapkan dengan beberapa persoalan. Persoalan yang paling berat adalah meninggalnya mertuanya bulan Juli lalu. Hal tersebut membuat dirinya berduka dan harus meninggal kegiatan Pelatda PON NTB hampir bulan  guna mengikuti proses pemakaman dan acara duka lainnya.

Ardiansyah mengaku sempat  putus harapan dan ingin menyudahi latihan dikarenakan cukup lama meninggalkan Pelatda PON. Bahkan ia sempat tak ingin berangkat PON karena malu meninggalkan Pelatda, sehingga ia pun berani mengacuhkan teguran dari Panitia Pelatda PON NTB lantaran cukup lama meninggalkan Pelatda PON.

Namun setelah mempertimbangkan kembali dampaknya, membuat  bapak satu anak ini harus kembali mengikuti Pelatda PON NTB. Ia sadar bahwa masalah yang menimpanya tak boleh menghentikan dirinya untuk tampil di  PON Papua tahun 2021. Pasalnya, ia punya mimpi ingin membawa tim catur NTB meraih prestasi di  PON/2021.

“Saya sempat pasrah dan tak ingin ikut PON, karena masalah yang dihadapi saya cukup berat. Namun saya yakin semua masalah bisa diselesaikan, makanya saya kembali masuk Pelatda PON untuk kembali fokus latihan menghadapi PON,” ucapnya.

Selasa, 10 Agustus 2021, Ardiansyah sudah kembali bergabung menjalani Pelatda PON di Rusunawa Batu Layar, Lombok Barat (Lobar). Ardiansyah punya mimpi ingin tampil di PON di Papua 2021 dan berharap bisa membawa tim NTB meraih medali di ajang multi event nasional.

Untuk diketahui, Ardiansyah menjadi salah satu dari lima pecatur NTB yang sukses membawa tim beregu catur PON NTB meraih tiket PON. Pecatur putra NTB sukses mendulang  medali emas di Pra-PON  Wilayah Timur Indonesia di Mataram tahun 2019. Ardiansyah berharap dirinya biasa  membawa tim catur NTB sukses di PON XX/2021. (fan)