Sempat Hijau, Kota Bima Kembali Kebobolan oleh Covid-19

Ilustrasi Covid-19 (Gambar oleh fernando zhiminaicela dari Pixabay)

Kota Bima (Suara NTB) – Virus Covid-19 kembali menjebol Kota Bima, setelah beberapa hari sebelumnya diumumkan sebagai daerah zona hijau. Seorang pemuda inisial Dz (26 Tahun) Kelurahan Penaraga Kecamatan Raba dinyatakan positif corona.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bima, H. Abdul Malik SP, MM mengaku, pasien Dz dinyatakan positif Covid-19, usai pihaknya menerima keterangan resmi dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Sabtu, 4 Juli 2020.

Iklan

Malik mengaku berdasarkan keterangan tersebut, pasien Dz tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Bahkan riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 hingga kini belum teridentifikasi.

“Untuk saat ini pasien Dz dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik,” kata Malik. Lebih jauh dijelaskannya, sebelum dinyatakan positif, pasien Dz sempat melakukan tes cepat (rapid test) mandiri dan hasilnya reaktif. Dari hasil reaktif itu langsung dilakukan pelacakan (tracking).

“Tiga orang keluarga pasien berhasil dilacak dan langsung dites cepat. Hasilnya non reaktif semua,” ujarnya.

Setelah dinyatakan reaktif, lanjut Malik, pasien Dz langsung melakukan test swab selama dua kali, dari tanggal 1 dan 2 Juli 2020. Hasilnya keluar secara bersamaan tanggal 4 Juli 2020.

“Hasil swab pertama dinyatakan positif sementara hasil swab kedua negatif. Namun hasil yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB berdasarkan swab pertama,” ujarnya.

Menindaklanjuti adanya warga yang positif Covid-19, Malik mengaku pihaknya langsung melakukan pelacakan secara cepat dan melakukan swab delapan orang yang kontak erat dengan pasien Dz.

“Test swab telah dikirimkan hari ini dan kita menunggu hasilnya lebih lanjut. Mudah-mudahan hasilnya negatif,” katanya.

Ia berharap, warga yang merasa pernah melakukan kontak fisik dengan pasien Dz agar segera melapor diri kepada Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bima melalui Dinas Kesehatan Kota Bima sehingga bisa dilakukan pemeriksaan dan penanganan secara cepat dan tepat.

  2016, Tidak Ada Penjaringan CPNS di Kota Bima

“Imbauan kami juga warga Kota Bima agar tetap tenang dan tidak panik serta tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan Covid-19 saat beraktivitas,” pungkasnya. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here