Semester Pertama 2020, Investasi di NTB Tembus Rp4,8 triliun

Kawasan Mandalika, yang menjadi salah satu daerah yang menjadi magnet investasi di NTB. (ant/bali post)

Mataram (Suara NTB) – Pandemi Covid-19 yang melanda NTB tak berpengaruh terhadap capaian realisasi investasi di daerah ini. Pemprov melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB mencatat realisasi investasi pada semester I 2020 sebesar Rp4,8 triliun.

Menurut Kepala DPMPTSP NTB, Ir. H.Mohammad Rum, MT, realisasi investasi pada semester I 2020, melampaui capaian realisasi pada periode yang sama tahun 2019 lalu. Di mana, pada semester I 2019, realisasi investasi di NTB hanya mencapai Rp4,6 triliun.

Iklan

‘’Jadi, capaian semester I tahun ini  lebih bagus dibandingkan semester I tahun lalu. Ini menandakan, Covid-19 tak berpengaruh signifikan terhadap investasi di NTB,’’ kata Rum dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Selasa, 4 Agustus 2020.

Ia mengatakan, realisasi investasi sebesar Rp4,8 triliun tersebut sebagian besar di bidang pertambangan, pariwisata dan perhubungan. Ia merincikan, pada triwulan I 2020, realisasi investasi di NTB sebesar Rp2,1 triliun, sedangkan pada triwulan I 2019 sebesar Rp1,9 triliun.

Kemudian, pada triwulan II 2020, realisasi investasi di NTB sama dengan triwulan II 2019, yaitu sebesar Rp2,7 triliun. Pada semester I 2020, capaian realisasi di NTB meningkat sebesar Rp200 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sampai akhir 2020, realisasi investasi di NTB ditargetkan sebesar Rp13,5 triliun. Rum mengaku optimis target ini dapat tercapai. Dengan menggenjot realisasi investasi pembangunan smelter di Sumbawa Barat, KEK Mandalika, di Lombok Tengah dan kawasan Samota di Pulau Sumbawa. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here