Sementara, Adik Bupati Klaim Raih Suara Terbanyak di Lotim

Proses rekapitulasi suara hasil pemilu masih dilakukan di tingkat kecamatan. Seperti terlihat di Kecamatan Selong, Minggu,  21 April 2019 belum selesai dilakukan penghitungan di semua desa dan kelurahan. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) H. Ahmad Sukisman Azmy yang juga adik kandung Bupati Lombok Timur (Lotim), H. M. Sukiman Azmy, untuk sementara dikabarkan mendapat  suara terbanyak di Lotim. Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB ini meraih sekitar 175 ribu suara.

Ahmad Sukisman yang dikonfirmasi Suara NTB, Sabtu, 20 April 2019 mengaku tidak tahu pasti soal perbandingan peringkat perolehan suara masing-masing calon senator. Pastinya, saat ini pihaknya masih sedang melakukan tabulasi data sementara. “Alhamdulillah se Kabupaten Lotim ini terkumpul sebanyak 175 ribu,” klaimnya.

Iklan

Bicara soal peluang menjadi peraih suara terbanyak dan dapat kursi di DPD RI, dirinya belum tahu pasti. Apalagi, perolehan suara dari kabupaten lain belum diketahui berapa jumlahnya. Apalagi, para penyelenggara pemilu di NTB saat ini masih sedang proses penghitungan suara di tingkat PPK.

 “Di kabupaten lain ini kami tidak punya saksi, sehingga kami tidak tahu persis berapa suara yang ada tapi kami menunggu saja hasil pleno,” urainya.

Keterbatasan saksi, ujarnya, menjadi salah satu kendala untuk bisa mendapatkan akses data yang cepat. Paling tidak, menurutnya, minimal saksi itu ada di setiap desa, sehingga memudahkan untuk mengetahui jumlah perolehan suara.

Dirinya mengharapkan di Lotim maupun di luar Lotim ada penambahan perolehan suara setelah ada pleno dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selain H. Sukisman Azmy, ada juga peraih suara cukup signifikan di Lotim. Di mana,  calon lain H. Irzani, H. Lalu Gede Syamsul Mujahidin dan Hj. Robiatul Adawiyah, perolehan suara masing-masing kandidat senator ini kabarnya sudah lebih dari 100 ribu pemilih yang sah.

Irzani yang dikonfirmasi Suara NTB belum berani mempublikasikan data hasil perolehan suaranya sampai ada kepastian data dari KPU sesuai hasil pleno. Diakui Irzani, H. Sukisman Azmy memperoleh suara cukup besar. Akan tetapi sejauh ini belum bisa diklaim siapa terbanyak, karena perolehan masing-masing kandidat ini saling mengejar. “Kita kejar-kejaran perolehan suaranya,”  klaimnya.

Sejauh ini Irzani pun mengaku  hanya bisa menunggu. Selama proses penghitungan suara, kader NW yang mendapatkan dukungan dari mantan Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, meminta agar seluruh warga NTB tetap menjaga persaudaraan. Tidak boleh karena perbedaan pilihan di Pemilu ini kemudian persaudaraan menjadi putus.

Sementara itu, tim pemenangan H. Lalu Gede Syamsul Mujahidin, Dedy E meyakinkan juga perolehan suara kandidat yang diusungnya akan mendapatkan kursi di DPD RI. Khusus di Lotim saja dari 254 desa dan kelurahan ada suara sekitar 500, sehingga diakumulasi suara sudah lebih dari 100 ribu.

Mengenai nama-nama kandidat lain menjadi pesaing yang hanya akan memperebutkan empat kursi di DPD RI dari daerah pemilihan NTB ini belum diketahui perolehan suaranya. ‘Sejauh ini kami hanya tahu dari kandidat kami,” ucapnya.

Dedy mengklaim, untuk data secara keseluruhan se NTB perolehan suara Lalu Gede Syamsul Mujahidin cukup besar dan bisa mengantarkannya masuk empat besar. Bahkan menjadi terbanyak se NTB. (rus)