Sembilan Kabupaten/Kota Zona Oranye, Hanya Bima Daerah Risiko Rendah Penularan Covid-19 di NTB

Peta perkembangan zonasi Covid-19 di NTB, Kamis, 17 Juni 2021. (Sumber : Satgas Covid-19 NTB

Mataram (Suara NTB) – Satgas Covid-19 Provinsi NTB merilis perubahan zonasi atau tingkat risiko penularan Covid-19 di 10 kabupaten/kota. Sekarang, daerah yang masuk zona oranye atau risiko sedang penularan Covid-19 di NTB terdapat di sembikan kabupaten/kota. Hanya Kabupaten Bima yang berstatus zona kuning atau risiko rendah penularan Covid-19 di NTB.

Sebelumnya, Kota Bima berstatus zona merah atau risiko tinggi. Sekarang berubah menjadi zona oranye. Selain itu, Lombok Timur dan Dompu yang sebelumnya zona kuning, sekarang meningkat menjadi zona oranye.

Iklan

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si mengatakan pada Kamis, 17 Juni 2021, telah diperiksa di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR RSUD Praya, Laboratorium PCR RS Bhayangkara, Laboratorium PCR Labkesda Banyuwangi, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium Antigen sebanyak 422 sampel. Dengan 386 sampel negatif, 4 positif ulangan, dan 32 sampel kasus baru positif Covid-19.

Terdapat satu penambahan kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 13809, an. BK, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Desa Pelangan, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid. Dengan adanya tambahan 32 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 14 pasien sembuh, dan satu kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 14.066 orang. Dengan perincian 12.945 orang sudah sembuh, 618 meninggal dunia, serta 503 orang masih positif.

Hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.498 orang dengan perincian 173 orang (0,8%) masih dalam isolasi, 34 orang (0,2%) masih berstatus probable, 20.291 orang (99%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 90.174 orang, terdiri dari 2.762 orang (3,1%) masih dalam karantina dan 87.412 orang (96,9%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.456 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.041 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.415 orang (99,1%). (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional