Sembilan Bangunan Langgar Aturan Ditertibkan

Mataram (suarantb.com) – Penertiban bangunan yang melanggar ruang publik kembali digelar di sekitar Jalan Pejanggik, Cakranegara, Mataram, Selasa, 15 Nopember 2016.

Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan (Takowasbang) Kota Mataram, kejaksaan, Satpol PP Kota Mataram, kepolisian, dan TNI melakukan peneguran kembali kepada sembilan bangunan yang hingga saat ini belum memberikan konfirmasi atas kesanggupannya membongkar sendiri bagian bangunannya yang melanggar ruang publik.

Iklan

Pemilik sembilan bangunan tersebut dinyatakan tidak memberikan respons setelah diberikan surat peringatan sejak dua bulan lalu. Sehingga, diambil langkah tegas dengan membongkar paksa bangunan yang berdiri di atas ruang publik tersebut. Demikian disampaikan Kepala Dinas Takowasbang Kota Mataram, H. Lalu Junaidi.

Saat tim gabungan turun, pemilik bangunan diminta membuat pernyataan tertulis di atas meterai mengenai kesanggupannya membongkar sendiri bangunan terkait. Pemilik bangunan diberi waktu sepekan untuk membongkar bangunannya.

“Sudah ditetukan tanggal berapa mereka sanggup melakukan pembongkaran. Kalau itu sudah kita lepas, karena sudah disaksikan oleh semua tim,” jelas Junaidi.

Pemilik bangunan juga tak menampik adanya surat teguran yang diterima pihaknya. Pegawai bagian operasional BTPN, Martha mengaku telah menerima surat teguran dari Pemkot Mataram. Namun karena terkendala pekerjaan, pembongkaran bagian bangunan berupa penempatan genset belum sempat dilaksanakan. Dalam penertiban tersebut, Martha telah menandatangi surat pernyataan kesanggupan pembongkaran yang akan dilaksanakan sendiri.

“Sebelumnya kami memang telah menerima surat berupa imbauan untuk pemindahan genset ini karena mengganggu areal publik,” ungkapnya.

Sementara pada Selasa, 15 November 2016, tim gabungan hanya menyisir bangunan yang melanggar ruang publik di sekitar Jalan Pejanggik. Berikutnya pada Kamis, 17 November 2016, tim gabungan akan beralih ke Jalan Selaparang, lalu ke Jalan Sriwijaya. Dengan penertiban secara kontinyu, ruang publik dapat dioptimalkan pemanfaatannya sebagai lahan parkir. (rdi)

  Warga Nangamiro Tandatangani Komitmen Sukseskan Kampung KB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here