Sembalun Perlu Antisipasi Dampak Buruk Kemajuan Wisata

Selong (Suara NTB) – Sembalun saat ini menjadi salah satu destinasi favorit. Tempat yang mendapat julukan honeymoon halal tourism terbaik dunia terus diincar investor. Mengingat pertumbuhan tersebut, ada kehawatiran soal tata ruang dan sampah yang terus menumpuk.

Kekhawatiran ini diungkapkan Camat Sembalun, Usman saat dikonfirmasi Suara NTB akhir pekan kemarin. Pertama ia mengungkapkan, banyak hotel yang mulai berdiri di Sembalun.  Aspek tata ruang ini, katanya, jika tidak disikapi dari awal akan menjadi masalah di kemudian hari.

Iklan

Usman menyarankan, diperlukan penataan kawasan dan penataan ruang, sehingga Sembalun bisa terbangun dengan baik dan rapi. Di mana, areal yang boleh bangun hotel dan mana yang tidak boleh. Pertanyaan tersebut telah dilayangkan camat kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lotim.

Disebut juga, Sembalun merupakan daerah dengan lahan pertanian yang subur. Lahan-lahan pertanian yang subur itu tidak diinginkan turut tergerus dijadikan tempat mendirikan bangunan-bangunan hotel. Klaim camat, pertumbuhan pariwisata Sembalun cukup pesat.

Sembalun juga sudah dihadirkan beragam event, baik tingkat nasional maupun internasional. Kemajuan wisata di bawah lereng Gunung Rinjani ini cukup beralasan.

Potensi wisata alam dengan kesejukan menjadi nilai lebih bagi Sembalun. Angka kunjungan wisatawan terus meningkat. Pemerintah pusat pun diakui cukup memberi respons dengan ditetapkannya jalan utama Sembalun sebagai ruas jalan nasional.

Akibat buruk dari kemajuan pariwisata itu adalah sampah. Daerah Sembalun yang notabenenya berada di ketinggian ini tidak memiliki tempat pembuangan akhir sampah. TPA sebut camat di Lotim hanya di Ijobalit. Lokasi ini cukup jauh dari Sembalun. Masalah sampah ini diharapkan bisa diatasi.

Menurutnya, Sembalun memang perlu ada tempat pembuangan sampah khusus. Pasalnya, destinasi wisata andalan di Kabupaten Lombok Timur ini memiliki geografis yang berbeda dengan daerah lain.  (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here