Semarak Budaya “Cera Labu” dan Transplantasi Karang Meriahkan Festival Tambora 2018

Dompu (Suara NTB) – Berbagai event budaya dan edukasi memeriahkan festival Tambora tahun 2018. Budaya Cera Labu yang menjadi budaya masyarakat bugis di pesisir pantai untuk memohon keselamatan dan hasil laut yang melimpah kembali digelar di Soro Kecmatan Kempo. Di waktu yang bersamaan, juga dilaksanakan kegiatan transplantasi karang di teluk Saleh Desa Calabai Kecamatan Pekat untuk menjaga ekosistem laut.

Dua event ini merupakan bagian dari Festival Tambora 2018 sebagai bagian event budaya dan edukasi bagi masyarakat dalam mempertahankan kelestarian alam di teluk Saleh yang dikenal sebagai aquarium dunia. Keberadaan teluk Saleh yang berhadapan dengan taman Nasional gunung Tambora dan dihubungkan dengan padang savana yang cukup luas, menjadi keindahan sendiri yang tiada bandingannya di dunia.

Iklan

Wakil Bupati Dompu, Arifuddin, SH pada acara Cera Labu di Soro Kempo, Senin, 9 April 2018 mengungkapkan, budaya ini menjadi kebiasaan para nelayan dari masa ke masa dalam menjaga kelestarian laut serta isinya.

Budaya ini dilakukan ketika hasil tangkapan para nelayan dirasa berkurang, sehingga dilakukan ritual agar hasil laut bisa ditangkap para nelayan. Sehingga sebelum cera labu, para nelayan tidak dibolehkan melaut selama sepekan.

Namun dengan kemajuan tekhnologi, berbagai jenis alat tangkap dan dengan kapal besar serta pendingin ikan membuat para nelayan bisa menangkap ikan hingga bermil – mil jauhnya. Sehingga hasil tangkapan pun semakin banyak dan inilah yang akan terus didorong pemerintah untuk kemandirian para nelayan.

“Ini (cera labu) sebagai budaya dan kita berharap menjadi tampilan yang menarik wisatawan, terutama dalam mendukung Tambora sebagai taman nasional dan geopark nasional,” kata Arifuddin.

Ia pun mengajak masyarakat Kempo khususnya untuk ikut mensukseskan kegiatan Festival Tambora 2018 dengan melahirkan berbagai kreatifitas yang dapat memberi nilai tambah bagi kemajuan ekonomi. Festival yang telah menjadi event nasional dan dilaksanakan setiap tahunnya ini, akan memberi nilai tambah apabila masyarakat bisa bersama – sama menjaga keamanan, membuat kreatifitas – kreatifitas.

Sehingga daerah ini tetap dikunjungi tamu dan investor yang membelanjakan uangnnya di Dompu. Perputaran uang inilah yang akan memberi nilai positif bagi masyarakat. “Hasil kreatifitas dan kerajinan masyarakat ini bisa menjadi oleh – oleh tamu yang berkunjung ke Dompu, sehingga uang itu terus berputar di tengah masyarakat,” katanya.

Kegiatan transplantasi karang yang dilakukan di perairan Calabai dan menjadi pintu masuk teluk Saleh untuk menjaga karang dan mendukung pariwisata snorkelling. (Suara NTB/ula)

Usai melepas kegiatan cera labu, wakil Bupati bersama Ketua PN Dompu bersama jajaran pemerintah daerah (Pemda) tampak pulang lebih awal. Biasanya, rombongan bersama masyarakat masuk ke laut dengan sampan membawa sesajen. Setelah sesajen dibuang ke laut, warga langsung saling siram. Aksi saling siram ini yang ditunggu – tunggu warga, karena budaya ini tidak mengenal pejabat atau orang dikenal, ketika berada di Soro tetap harus basah.

Tapi anggota muspida dan para pejabat rupanya menghindari aksi saling siram. Terlebih warga kadang menggunakan air kotor untuk menyiram, dan warga yang belum siap pun tetap disiram. Untuk menghindari barang elektronik rusak dan basah kuyup oleh siraman warga, banyak pejabat tidak berani mendekat.

Di Calabai Kecamatan Pekat juga berlansung kegiatan transplantasi karang di perairan Calabai yang menjadi pintu masuk teluk Saleh. Kegiatan yang sudah digalakan Christian, pemuda Calabai sejak bertahun – tahun lalu untuk menjaga terumbu karang ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kegiatan ini menjadi bagian dari event Festival Tambora 2018 sebagai bagian dari upaya edukasi dalam menjaga terumbu karang sebagai tempat berkembang biaknya ikan.

Kegiatan transplantasi karang juga untuk mendukung kegiatan pariwisata, karena teluk saleh khususnya perairan Calabai berhubungan dengan 2 pulau indah yang menjadi destinasi pariwisata NTB yaitu pulau Moyo Sumbawa dan pulau Satonda Dompu. Wisatawan yang berkunjung dengan kapal pesiarnya selalu menyempatkan diri untuk melakukan snorkelling di sekitar perairan Calabai. (ula/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here