Seluruh Wilayah Lotim Tak Lagi “Blank Spot”

Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy menandatangani MoU Lotim bebas blank spot dengan pihak PSP, Rabu, 27 Januari 2021. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Seluruh wilayah di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) diklaim sudah tidak ada yang lagi yang mengalami blank spot. Kerjasama Pemerintah Daerah Lotim, dengan PT. Pelangi Surya Persada (PSP) sudah berhasil membuat dunia Lotim bisa dihubungi dari manapun.

Demikian dikatakan Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy usai penandaganganan nota kerjasama dengan PT PSP di Kantor Bupati Lotim, Rabu, 27 Januari 2021. Bupati meminta jaringan yang sudah terpasang di seluruh wilayah di Lotim ini dimanaatkan dengan sebaik-baiknya.

Iklan

Bupati meminta, jaringan internet yang ada ini bisa digunakan juga untuk membuat sistem komunikasi secara langsung dari kabupaten ke kecamatan hingga terkoneksi ke seluruh desa-desa di Lotim.  “Ketika saya bicara semua bisa monitor, dengan melalui satu komunikasi saja terjabar perintah di lapangan,” pinta Bupati.

Jaringan internet yang disediakan PSP ini juga diharapkan bisa dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi masyarakat. Pelaku-pelaku usaha di desa ini bisa manfaatkan teknologi internet untuk promosi dan penjualan. Produk-produk usaha mikro dan kecil yang dihasilkan di desa ini bisa berkembang dengan memanfaatkan teknologi informasi. “Mubazir ini kalau tak maksimal,” ucap bupati.

Disebut banyak produk UMKM Lotim ini saat ini meredup, karena persoalan pasar. Bupati meminta produk-produk yang sudah terkenal seperti Kerajinan Loyok, bawang putih Sembalun dan lainnya ini diviralkan kembali melalui dunia maya.

Bupati Sukiman juga meminta PSP buat daya tangkal terhadap informasi-informasi negatif. Pihaknya khawatir, kalau tidak disaring, maka akan dimanfaatkan secara tidak baik. “Buat filter agar tidak semua bisa akses situs-situs negatif,  karena itu sangat merusak,” demikian papar Bupati

Ferdinan Karel, Pemilik Hak Cipta Provider yang digunakan PSP yang hadir dalam pertemuan di Lotim,  menjelaskan di Lotim sudah terpasng akses poin di  254 desa dan 254 dusun se Kabupaten Lotim. “Kita berharap ke depan setiap desa memetik jaringan yang ada untuk disebar di seluruh dusun,” ucapnya.  (rus)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional