Seleksi CPNS, SKD Digelar 28 September

Baiq Nelly Kusumawati. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Lingkup Pemkot Mataram akan digelar 28 September mendatang. Peserta diwajibkan mengikuti protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Pelamar berasal dari Jawa – Bali diwajibkan menujukkan kartu vaksin minimal dosis pertama.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati menyampaikan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan jadwal ke kabupateb/kota dan provinsi. Pelaksanaan SKD dimulai pada 2 September pekan depan. Pertimbangan mepetnya waktu tersebut sehingga diusulkan tes SKD di Kota Mataram digelar 28 September mendatang. “Awalnya kita dapat jadwal 8 September. Karena bersamaan dengan agenda pansel kita usulkan untuk dimundurkan jadi 28 September,” kata Nelly dikonfirmasi Jumat, 27 Agustus 2021.

Iklan

Selain penetapan jadwal, pemerintah pusat juga mengarahkan pelaksanaan SKD mengikuti prokes secara ketat. Pemerintah tidak menginginkan munculnya klaster baru dalam penyelenggaraan penerimaan CPNS di daerah. Nelly mengatakan, pelamar wajib menunjukkan swab antigen negatif dari fasilitas kesehatan. Sementara, pelamar dari Pulau Jawa – Bali harus menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama. “Yang dari Jawa – Bali wajib tunjukkan kartu vaksin dosis pertama,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan, pihaknya memberikan peluang bagi pelamar yang dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani perawatan tidak langsung digugurkan. Pemerintah memberikan kebijakan untuk ujian susulan tetapi akan dikoordinasikan dengan BKN untuk meminta penjadwalan kembali.

Secara teknis disampaikan, pelaksanaan SKD digelar dalam empat sesi setiap hari, kecuali hari Jumat hanya diberikan waktu tiga sesi. Satu sesi 60 peserta dengan durasi menjawab soal 100 menit. “Kalau per hari itu 240 peserta. Kita butuh waktu sekitar 11 hari untuk seleksi,” ujarnya.

Pelamar yang berasal dari luar Pulau Lombok 180 orang. Dan, pelamar yang berdomisili di luar NTB 118 orang. Khusus pelamar di luar NTB tidak lagi tes SKD di UPT BKN masing – masing daerah. “Mereka harus datang ke Mataram,” demikian kata Nelly. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional