Seleksi CPNS, Sertifikat Vaksin Diusulkan Tidak Jadi Syarat SKD

Baiq Nelly Kusumawati (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Badan Kepegawaian dan Pengembagan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram mempertanyakan kewajiban menunjukkan bukti vaksin Covid-19 minimal satu kali bagi peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) pada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021. Pasalnya, persyaratan tersebut dinilai tidak memiliki rujukan aturan yang jelas.

“Karena itu kita mau lihat dulu pengumuman dari BKD Provinsi NTB bagaimana. Ini yang ingin kita pastikan sekarang. Apa maksudnya kalau sudah ada sertifikat vaksin jadi tidak perlu swab antigen atau bagaimana? Padahal mungkin saja orang yang sudah vaksin itu, sekarang banyak yang masih bisa positif (tertular Covid-19, Red),” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati saat dikonfirmasi, Senin, 23 Agustus 2021.

Iklan

Di sisi lain, kewajiban menunjukkan sertifikat vaksin tersebut dikhawatirkan akan memberatkan peserta dari luar daerah. Terutama melihat stok vaksin yang sedang diprioritaskan untuk penyuntikan dosis kedua.

“Ini yang kita khawatirkan ada yang belum vaksin karena kondisi di daerahnya belum siap atau bagaimana. Kalau yang asal Mataram memang, Insya Allah, peserta (SKD) kemungkinan besar sudah divaksin semua. Kecuali peserta yang dari luar kota kemungkinan ada yang belum,” jelasnya.

Fasilitasi swab antigen secara gratis sebagai syarat SKD CPNS 2021 juga masih menjadi pembahasan pihaknya. Merujuk pada pelaksanaan seleksi CPNS tahun lalu, Pemkot Mataram memfasilitasi swab antigen tersebut gratis bagi seluruh peserta SKD. Jika swab antigen menjadi salah satu syarat wajib, pihaknya akan mengajukan pola yang sama pada Walikota Mataram.

“Tapi ini juga jadwal SKD belum turun secara resmi dari BKN. Banyak yang bertanya ke kita soal itu, tapi memang kita belum terima informasi lebih lanjut. Jadi kita juga belum bisa berikan keputusannya bagaimana soal jadwal,” ujar Nelly.

Berdasarkan catatan pihaknya jumlah pelamar CPNS 2021 di Kota Mataram mencapai 2.567 orang. Dari jumlah tersebut 2.318 pelamar dinyatakan lulus seleksi administrasi, dan 249 pelamar lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat. Kendati demikian terjadi penambahan 16 orang peserta lulus seleksi administrasi setelah mengajukan sanggahan, sehingga total peserta menjadi 2.334 orang.

Menurut Nelly, tidak semua peserta yang lulus berasal dari Kota Mataram. Beberapa peserta juga berasal dari Pulau Jawa atau provinsi lainnya. Mengingat aturan terkait lokasi SKD belum dikeluarkan BKN, pihaknya mewanti-wanti peserta yang diharuskan datang ke Mataram untuk menyiapkan biaya PCR atau swab antigen sebagai syarat perjalanan secara mandiri. (bay)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional