Seleksi CPNS, Pelaksanaan SKD Digelar Sebulan

H. Ahmad Mujahiddin. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memprediksi pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) akan digelar selama sebulan. Panjangnya waktu seleksi akibat adanya pembatasan jumlah peserta dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kepala Bidang Pengembangan Aparatur pada BKPSDM Kota Mataram, H. Ahmad Mujahiddin menerangkan, hasil rapat koordinasi secara virtual bersama BKN membahas aturan secara teknis pelaksanaan SKD penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Di tengah situasi pandemi saat ini, pemerintah pusat mengalokasikan jumlah peserta setiap sesi 30 persen dari fasilitas ruangan.

Iklan

Artinya, jika kapasitas ruangan dimiliki untuk 100 orang. Makanya, setiap sesi akan diisi 30 orang peserta. “Komputer yang kita gunakan seperti tahun lalu kan ada 100. Jadi satu sesi itu 30 orang. Per hari hanya bisa 90 orang yang ujian,” kata Muja ditemui di kantornya, Selasa, 24 Agustus 2021.

Dari total pelamar CPNS sebelumnya 2.567 orang. Setelah diperiksa dokumen atau persyaratan sejumlah 2.318 pelamar dinyatakan lulus seleksi administrasi dan 249 dinyatakan tidak memenuhi standar. Setelah memperpanjang masa sanggahan sejumlah 116 pelamar mengajukan sanggahan. Dari 116 tersebut 16 akhirnya diputuskan memenuhi standar atau lulus seleksi administrasi dan 100 orang tetap TMS, sehingga pelamar yang mengikuti SKD bertambah menjadi 2.334 orang.

Muja mengkalkulasi dari 2.334 pelamar yang akan ikut SKD diprediksi akan membutuhkan waktu minimal sekitar 26 hari sampai sebulan. Lamanya pelaksanaan tes karena perhari hanya bisa tiga sesi. Dengan durasi satu sesi 100 menit. Kepastian jadwal menunggu informasi resmi dari BKN. Hal ini juga berkaitan dengan pengajuan izin ke Satgas Covid-19. “Tergantung berapa hari jadwalnya dari BKN,” ucapnya.

Pelaksanaan tes dipastikan mengikuti standar protokol kesehatan secara ketat. Pelamar wajib menunjukkan hasil swab antigen negatif dari fasilitas kesehatan.

Terlepas dari jadwal pelaksanaan tes, Muja meminta pelamar mulai mempersiapkan diri. Pasalnya, standar nilai ambang batas 311 dan nilai maksimum 550. Pelamar yang mengikuti seleksi kompetensi bidang jika memenuhi nilai passing grade dan masuk perangkingan. “Sekarang itu TKP soalnya naik jadi 45 soal,” sebutnya. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional