Seleksi CPNS 2021, Formasi Guru Ditiadakan

Baiq Nelly Kusumawati. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah pusat dalam hal ini Badan Kepegawaian Negara memastikan meniadakan formasi guru pada seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun 2021 mendatang. Formasi guru diganti dengan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati menerangkan, penerimaan CPNS di tahun 2021 sebenarnya telah dialokasikan untuk formasi tenaga guru sebanyak 200 lebih.

Tetapi pemerintah pusat mengalihkan untuk formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Jika mengacu sesuai kebutuhan maka formasi tenaga guru dibutuhkan mencapai 825 orang. “Tadinya sudah kita alokasikan tapi dialihkan ke P3K,” terang Nelly ditemui Rabu, 30 Desember 2020. Artinya, seleksi penerimaan CPNS kedepannya khusus formasi tenaga guru ditiadakan. Nelly menjelaskan, mekanisme penerimaan P3K tetap melalui tahapan seleksi.

Perbedaannya hanya pada proses tes menggunakan ujian berbasis komputer yang dimiliki Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sementara, CPNS menggunakan computer assisted test yang difasilitasi oleh Badan Kepegawaian Negara. “Semuanya sama harus ikut tes,” katanya. Antara P3K dan CPNS dinilai statusnya sama saja. Dari segi kepangkatan maupun gaji setara. Meskipun, P3K tidak memiliki tunjangan pensiun.

Kendati demikian, sejumlah lembaga keuangan bersedia untuk menyiapkan dana pensiun bagi P3K dengan mekanisme pemotongan gaji sebagai premi. Nelly menambahkan, prosedur perekrutan atau seleksi guru sebagai P3K akan dibuka untuk umum. Artinya, mahasiswa baru menyelesaikan pendidikan dipersilahkan untuk ikut. Tetapi guru – guru yang telah berdaftar di data pokok pendidikan diprioritaskan untuk mendaftar. (cem)