Selamatkan Senggigi dari Banjir

Madani Mukarom (Suara NTB/nas)

Bencana banjir telah menjadi ancaman di kawasan wisata Senggigi Lombok Barat (Lobar). Pemda Lobar diminta memperketat izin pembangunan vila di kawasan perbukitan yang berada di daerah tujuan wisata dunia tersebut.

“Sebagian besar kalau di kawasan Senggigi itu lahan-lahan permukiman yang di sana. Dibangun kayak Vila. Banyak bangunan yang melanggar, ada galian segala macam,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, Ir. Madani Mukarom, B.Sc.F., M. Si., dikonfirmasi di Mataram, Senin, 16 November 2020.

Iklan

Madani mengatakan, kawasan hutan di sekitar kawasan Senggigi masih cukup bagus. Bahkan, ia mengatakan tidak ada kawasan hutan yang rusak di daerah tersebut. ‘’Banyak bangunan melanggar, ada galian segala macam. Ada pembangunan vila. Sehingga sekarang resapan air berkurang,’’ ucapnya.

Madani mengatakan, Pemda Lobar harus menegakkan aturan jika ada bangunan vila yang melanggar aturan. Selain itu, ia mengingatkan agar Lobar juga memperketat izin pembangunan vila di daerah perbukitan.

‘’Karena itu di luar kawasan hutan soalnya. Kewenangan mereka, kabupaten. Itu ranahnya desa, kabupaten. Mereka yang punya kewenangan, yang menanganai masalah  Amdal di LH (Dinas Lingkungan Hidup) kabupaten,’’ pungkas Madani. (nas)