Selama Pandemi Covid-19, Kasus Kematian Ibu Meningkat Dua Kali Lipat

Hj. Made Ambaryati (Suara NTB/dok)

Giri Menang (Suara NTB) – Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Barat (Lobar), kasus kematian ibu (AKI) di Lobar meningkat hingga dua kali lipat selama pandemi Covid-19 tahun 2020. Dengan jumlah  kasus kematian ibu mencapai 14 orang, jauh lebih tinggi dibanding tahun 2019 dengan jumlah kasus 6 orang.

“Tahun 2019 ada enam Kasus kematian ibu, sedangkan tahun 2020 naik menjadi 14 orang. Naik dua kali lipat. Ya, karena Covid-19. Karena mau merujuk pasien, rumah sakit penuh-penuh terus akibat pasien Covid-19,” jelas Kepala Dikes Lobar Hj. Made Ambaryati, Sabtu, 6 Maret 2021.

Iklan

Kendala lain, ujarnya, pasien tidak berani berobat ke fasilitas kesehatan, karena khawatir Covid-19, sehingga pasien terlambat penanganan. Untuk penanganan sendiri ke depan pihaknya fokus pada hulu hingga hilir. Penanganan di hilir menuai beberapa kendala, seperti belum semua petugas kesehatan tinggal di Poskesdes.

Apalagi kalau merujuk ketentuan, persalinan empat tangan. Artinya harus ada dua orang petugas di masing-masing poskesdes. Sementara di Lobar sendiri dari 119 poskesdes, baru 14 poskesdes yang menyiapkan dua petugas. Sedangkan sisanya 105 poskesdes rata-rata satu orang. “Poskesdes yang lain ada 105 baru satu orang. Nanti mereka dibantu oleh petugas pustu atau poskesdes. Artinya kita butuh SDM,” jelas dia.

Sedangkan untuk rekrutmen SDM tenaga bidan sendiri, kemampuan daerah terbatas untuk menggaji. Karena itu pihaknya mensiasati dengan berupaya memperkuat SDM petugas poskesdes agar bisa menangani perdarahan. Bidan diberikan pelatihan dan keterampilan lagi bagiamana menangani perdarahan, sehingga pasien tidak dirujuk atau ditangani ke puskesmas. “Bidan desa ini Harus ditingkatkan keterampilan dengan diberi pelatihan,”imbuh dia. (her)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional