Selama Mudik Lebaran, Puskesmas Siaga 24 Jam

Mataram (suarantb.com) – Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr Nurhandini Eka Dewi menyampaikan selama masa mudik Lebaran fasilitas kesehatan (faskes) akan melayani pasien selama 24 jam. UGD di Puskesmas harus siaga 24 jam.

“Puskesmas kita buka semua UGD-nya, untuk fase mudik Lebaran nanti H-7 sampai H+7 Lebaran. Jadi Puskesmas tutup karena cuti bersama, tetapi ada piket UGD-nya 24 jam,” jelasnya pada suarantb.com, Rabu, 14 Juni 2017.

Iklan

Memasuki persiapan mudik Lebaran, tak hanya Dikes Provinsi NTB, tetapi juga Dikes kabupaten/kota ditunjuk sebagai pos-pos terpadu. Dikes kabupaten/kota ini akan menugaskan Puskesmas di wilayahnya untuk membuka UGD selama mudik Lebaran.

“Jadi misalnya ada kasus yang sifatnya kegawatdaruratan, tetap bisa ditangani di Puskesmas. Kalau Puskesmas tidak bisa menangani karena keterbatasan kemampuan, rujuk ke rumah sakit. Rumah sakit juga tetap piket 24 jam,” tuturnya.

Untuk lokasi pos pelayanan terpadu ini, dijelaskan Eka untuk Bandara Internasional Lombok dan Pelabuhan Lembar menjadi tugas kantor kesehatan pelabuhan. Sementara titik-titik yang lain masih belum ditetapkan, karena menunggu surat keputusan (SK).

“Biasanya titik itu tergantung kalau daerah wisatanya banyak, biasanya titiknya banyak. Contohnya Lobar, biasanya itu Senggigi ada. Di luar terminal dan daerah-daerah rawan,  biasanya daerah wisata yang banyak pos terpadu,” imbuhnya.

Di luar itu, pos terpadu biasanya dipusatkan di terminal dan tempat yang sudah ditetapkan bersama pihak kepolisian. Sementara untuk ambulans, Eka menyatakan tidak akan siaga di pos terpadu, melainkan di Puskesmas karena keterbatasan armada.

“Kalau ambulans belum tentu stand by, karena Puskesmas ambulansnya terbatas. Petugas tetap stand by di pos terpadu, ambulan di Puskesmas nanti bisa ditelelpon karena dekat biasanya jaraknya dari Puskesmas,” tambahnya lagi. (ros)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional