Selama Dua Bulan, Pelajar Bisa Naik BRT Gratis

Mataram (suarantb.com) – Bus Rapid Transit (BRT) atau  Bus Trans Mataram akan mulai dioperasikan bulan depan. Selama dua bulan pertama pengoperasiannya, para pelajar yang menjadi pengguna BRT bisa menggunakannya secara gratis. Ini diakui Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi NTB, Lalu Bayu Windya, Selasa, 25 Oktober 2016.

“Rencananya akan dicoba pengoperasian dulu selama dua bulan, November dan Desember 2016. Sebagai bentuk sosialisasi pada pelajar,” ujarnya.

Iklan

Program BRT dijelaskan Bayu merupakan program yang dicanangkan ke daerah oleh pemerintah pusat. Bahkan pemerintah pusat sudah mengirimkan 25 armada bus untuk program ini. Di Kota Mataram sendiri, BRT akan dimanfaatkan sepenuhnya sebagai alat transportasi pelajar.

Pengoperasian BRT sendiri akan ditangani Perum Damri. Dengan jam operasi pagi mulai pukul 06.00-08.00, siang hari mulai pukul 13.00-15.00. Dan akan melalui empat koridor yang telah ditetapkan Dishubkominfo NTB.

“Kita ada empat koridor, koridor melingkar. Di jalan lingkar itu, koridor dua Jalan Pendidikan, koridor tiga Gunung Sari terus ke selatan, koridor empat dari Sayang-Sayang ke Jalan Bung Karno, Bung Hatta,” jelasnya.

Dalam pengoperasian awal dua bulan ke depan, pelajar pengguna BRT tidak akan dikenai tarif alias gratis. Namun, setelahnya Kadishubkominfo berharap Pemerintah Kota Mataram bersedia memberikan subsidi untuk operasional bus ini.

“Kita berharap tahun 2017 Pemerintah Kota Mataram memberikan subsidi untuk pengoperasian BRT ini. Kan Damri tidak bisa menangani pembelian bahan bakar. Dishubkominfo hanya membantu mengatur rute, sopir disediakan Damri,” terangnya.

Dalam praktik pengoperasian BRT, tidak ada jalur khusus yang ditetapkan Dishubkominfo NTB. BRT akan menggunakan jalan yang sudah ada. Dan pemberhentian dilakukan di halte-halte yang sudah disediakan. (ros)