Sekolah Swasta Siapkan Diri untuk Buka Belajar Tatap Muka

Pertemuan internal Forum MKKS SMA dan SMK swasta Kota Mataram dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka dan PPDB tahun 2021, Selasa, 22 Desember 2020.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Sekolah swasta menyambut baik rencana pembelajaran secara tatap muka oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB yang akan dilaksanakan pada 4 Januari 2021. Sejumlah sekolah mulai mempersiapkan dan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dikeluarkan Dinas Dikbud NTB.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Swasta Kota Mataram, Baidawi pada Selasa, 22 Desember 2020 menyampaikan, telah dilakukan pertemuan internal Forum MKKS SMA dan SMK swasta Kota Mataram dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka dan PPDB tahun 2021, pada Selasa, 22 Desember 2020. Dihadiri oleh kepala SMK dan SMA anggota MKKS swasta Kota Mataram.

Tadi kami sudah melaksanakan rapat koordinasi terkait persiapan sekolah swasta yang juga akan melakukan kegiatan belajar dengan tatap muka, dan semua sekolah swasta siap untuk melaksanakan kegiatan tatap muka dengan protokol Covid-19,” ujar Baidawi.

Baidawi menyampaikan, pihak sekolah swasta melakukan persiapan sarana penunjang dan persiapan satgas sekolah sesuai prosedur dan petunjuk teknis yang dikeluarkan Dikbud.

Dihubungi terpisah, Kepala SMA Kristen Tunas Daud Mataram, Fransisco Thathit Sudarsono, S.Psi., mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan surat pengisian instrument kesiapan sekolah ke Dinas Dikbud seperti yang diminta Dinas Dikbud NTB. “Setelah diverifikasi oleh Dinas dan jika SMA Tunas Daud dinyatakan siap, kami akan koordinasikan dengan Yayasan dan Komite dahulu,” ujarnya.

Fransisco menjelaskan, jika Yayasan dan Komite menyetujuu, maka pihaknya siap melaksanakan pembelajaran secara tatap muka. Ia menegaskan, terkait pembelajaran secara tatap muka, pihaknya sudah siap dengan protokol kesehatan cegah Covid-19. Protokol kesehatan disiapkan sesuai instrument SOP yang dikeluarkan pemerintah. Ia mengakui pihaknya sudah menyiapkan sejak jauh-jauh hari.

“Mulai Jumat minggu lalu kami sebar angket ke orang tua untuk melihat animo seberapa besar keinginan orang tua dan siswa yang siap tatap muka,” kata Fransisco. (ron)