Sekolah Kurang Peminat Tunggu Limpahan Siswa

Suasana SMAN 8 Mataram yang terletak di Jalan Lingkar Selatan, Dasan Cermen, Kota Mataram.  (Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi jenjang SMA tidak selalu memberikan dampak positif ke semua sekolah negeri. Ada juga SMA negeri di Kota Mataram yang kuota siswa barunya tidak terpenuhi saat PPDB. Hal ini membuat sekolah tersebut terpaksa menunggu limpahan pendaftar yang tidak tertampung di sekolah lain.

Salah satu SMA negeri yang kuotanya tidak terpenuhi saat rangkaian PPDB utama yaitu SMAN 8 Mataram yang terletak di Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram.

Iklan

Kepala SMAN 8 Mataram, Hj. Suprapti ditemui di Mataram, Kamis, 10 Juni 2021 mengakui, kuota siswa baru di jalur PPDB tahun lalu tidak terpenuhi, baru terpenuhi setelah adanya kebijakan menempatkan calon siswa baru yang tidak tertampung di sekolah lain ke sekolah yang kuotanya belum terpenuhi.

“Tahun lalu sempat tidak terpenuhi kuota siswa baru, tapi ada juga nanti dikirim calon siswa baru yang tidak diterima di sekolah tertentu karena sudah penuh kuotanya,” katanya.

Menurut Suprapti, salah satu alasan tidak terpenuhinya kuota siswa baru di SMAN 8 Mataram karena letak SMAN 8 Mataram yang berdekatan dengan sejumlah sekolah yang memiliki daya tampung besar. Di samping itu, zonasi kelurahan antara SMAN 8 dengan sekolah lainnya beririsan.  “Di zonasi kami ini termasuk sekolah besar-besar daya tampungnya, tapi kelurahannya  itu irisan semua,” ujarnya.

Namun demikian, Suprapti mengakui, nantinya akan ada kebijakan di akhir PPDB untuk memasukkan siswa yang belum diterima di sekolah manapun ke sekolah yang kuotanya belum terpenuhi. Walau pun nantinya siswa itu bersekolah lintas zona tempat tinggalnya.

Suprapti berharap, zonasi SMAN 8 Mataram bisa diperluas, sehingga memiliki kesempatan menerima siswa semakin besar. Namun untuk tahun ini belum bisa dilakukan dengan baik, karena sudah ada sistem sebelumnya. Terkait PPDB, pihaknya juga memfasilitasi pendaftaran di sekolah. “Pada prinsip tidak ada kendala, kami membantu dari sekolah untuk pra pendaftaran,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd., ditemui sebelumnya mengakui jika sekolah yang belum terpenuhi kuota peserta didik baru dan calon peserta didik yang belum dapat ditampung di sekolah tempatnya mendaftar pada akhir masa pendaftaran, akan dilakukan pengaturan lebih lanjut oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB. “Sebelumnya diatur oleh sekolah, tapi akhirnya tidak terselesaikan dan diserahkan ke Dikbud NTB lagi. Maka tahun ini pengaturan tersebut langsung dari Dinas,” ujar Aidy. (ron)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional