Sekolah di Mataram Kembali Diliburkan sampai 27 April

Lalu Fatwir Uzali. (Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram memutuskan kembali meliburkan kegiatan belajar langsung di sekolah untuk TK, SD, dan SMP se-Kota Mataram. Libur itu akan diperpanjang mulai dari 13 April sampai dengan 27 April. Keputusan itu dilakukan mengingat situasi wabah Covid-19 belum juga kondusif.

Kepala Disdik Kota Mataram, Drs. H. Lalu Fatwir Uzali, S.Pd., M.Pd., pada Kamis, 9 April 2020 mengatakan, hasil dari koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB, pihaknya bersepakat memperpanjang libur. Nantinya akan dievaluasi lagi sesuai dengan perkembangan Covid-19.

Iklan

“Saya Kadis tidak menginginkan ketakutan siswa akan hadir di sekolah dengan situasi ini. Demikian juga orang tua, masih banyak yang khawatir bila putra dan putrinya hadir di sekolah untuk belajar,” katanya.

Menurutnya, jika memaksakan pembelajaran di sekolah dengan membuat petunjuk bagi siswa dan guru, akan sulit diterapkan. Terutama dalam menerapkan pembatasan jarak fisik antar siswa.

Pihaknya juga akan segera membuat petunjuk aktivitasi belajar di bulan Ramadan, mengingat pelaksanaan Ramadhan dimulai sekitar 24 April. Dengan begitu otomatis siswa akan belajar di rumah selama awal Ramadhan tahun ini.

“Kepada seluruh kepala sekolah dan guru-guru di lingkup Disdik Kota Mataram, untuk tetap memberikan pelayanan dasar siswa seperti edaran dan petunjuk yang sudah kami kirim, serta ikut dalam aktivitas pencegahan Covid-19. Semoga kita diberikan kekuatan dan wabah ini cepat berahir,” ujar Fatwir.

Terkait hal itu, pihak sekolah mendukung keputusan Disdik Kota Mataram. Kepala SMPN 3 Mataram, Suherman menyampaikan pembelajaran jarak jauh memang kurang efektif, tapi dengan keadaan semakin meluasnya wabah Covid-19, makan pembatasan jarak fisik dan perlindungan diri menjadi prioritas. Maka penambahan libur ini harus didukung dengan tujuan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang semakin merebak.

“Semoga Allah memberikan perlindungam dan menghentikan musibah ini dengan ikhtiar disiplin mengikuti prosedur pencegahan,” ujar Suherman. (ron/dys)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional