Sekolah Alami Kendala ANBK akan Ikuti Penjadwalan Ulang

Suasana pelaksanaan ANBK di SMPN 13 Mataram. Pelaksanaan ANBK sempat terkendala, karena gangguan teknis. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Sekolah jenjang SMP sederajat yang mengalami kendala teknis saat Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada pekan ini bisa mengajukan penjadwalan ulang hingga Jumat, 8 Oktober 2021. Sekolah yang sudah mengajukan penjadwalan ulang akan melaksanakan ANBK pada 11-12 Oktober bagi gelombang 1, dan 13-14 Oktober 2021 bagi gelombang 2.

Sekretaris Panitia Wilayah Asesmen Nasional tahun 2021 Dinas Dikbud Provinsi NTB, Purni Susanto pada Jumat, 8 Oktober 2021 mengatakan, satuan pendidikan yang mengalami kendala teknis pada pelaksanaan ANBK dan akan melaksanakan penjadwalan ulang dimohon mengisi pengajuan penjadwalan ulang pada Jumat, 8 Oktober 2021. Ia sendiri belum memegang data jumlah sekolah yang mengalami kendala teknis.

Iklan

Sementara itu, ia belum bisa memastikan sanksi atau dampak bagi sekolah yang tidak melakukan pengajuan penjadwalan ulang ANBK. Pihaknya belum mendapatkan arahan dari panitia pusat terkait sanksi tertentu pada sekoalh yang lalai dalam keikutsertaan ANBK. “Di Prosedur Operasional Standard (POS) ANBK juga sama sekali tidak disinggung masalah ini. Jadi sepertinya hanya bersifat persuasif saja. Bila tidak ikut, maka sekolah tentu akan rugi karena kehilangan momentum untuk memotret profil dan kualitas sekolahnya,” jelas Purni.

Terpisah, Kepala SMPN 13 Mataram, H. Ahmad Saehu, S.Pd., mengatakan, ANBK di SMPN 13 Mataram pada hari Senin, 4 Oktober 2021 mengalami kendala gangguan internet secara menyeluruh. Siswa tidak bisa masuk atau log in pada setiap sesi. “Di tengah jalan ngadat, ada yang tiba-tiba hilang dari layar . Memasuki sesi 2, ada perubahan sedikit tapi masih mengalami yang sama. Demikian juga pada sesi 3, tetapi atas kesabaran teknisi, proktor, dan pengawas akhirnya bisa selesai,” ujarnya.

Saehu mengatakan, semua kendala sudah disampaikan pihaknya ke pemantau baik dari dinas maupun LPMP. Pelaksanaan hari kedua pada Selasa, 5 Oktober 2021 berjalan sesuai yang diharapkan. Sementara terkait survei lingkungan belajar, pihaknya melaksanakan pada Rabu, 6 Oktober 2021 untuk semua guru.

Saehu juga menyampaikan, ANBK di SMPN 13 Mataram berjalan sesuai rencana. Persiapan awal yang dilakukan pihaknya dimulai dari sosialisasi kepada warga sekolah, guru, tata usaha, dan semua siswa yang disampaikan di pelaksanaan Imtak. “Juga secara terpisah kepada siswa yang dipilih secara acarak dari panitia pusat sebanyak 50 peserta yang terdiri dari 45 peserta inti dan lima cadangan. Setelah itu kami mengundang orang tua/wali yang anaknya terpilih sebagai peserta AN,” ujarnya.

Setelah sosialisasi, kata Saehu, barulah pihaknya mempersiapkan menuju simulasi yang tujuannya untuk melihat kemampuan internet di sekolah dan kesiapan peserta. “Berikutnya baru diadakan gladi dengan tujuan melihat kesiapan final baik internet, teknisi, proktor, pengawas, dan peserta,” jelasnya. (ron)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional