Sekjen PAN Sebut Dr. Zul Miliki Kapabilitas Kepemimpinan

Mataram (Suara NTB) – Masuknya nama Dr. Zulkieflimansyah alias Dr. Zul dalam bursa Pilkada NTB 2018 menarik perhatian banyak kalangan. Sekjen DPP PAN, Eddy Soeparno adalah salah seorang politisi yang mencermati perkembangan ini. Bahkan, Eddy tak sungkan memberikan apresiasi untuk Dr. Zul.

Kepada Suara NTB yang mewawancarainya, Sabtu (6/8/2016), Eddy secara khusus menilai, kemunculan Dr. Zul di bursa Pilkada 2018 adalah sesuatu yang akan dicermati oleh PAN. “Tentu kita sudah melihat, bahwa siapa calon-calon pemimpin di daerah-daerah di masa mendatang. Dan salah satu yang sudah kita ini, kita anggap sudah mencuat dan muncul ke permukaan adalah Pak Zulkieflimansyah,” ujar Eddy.

Iklan

Hanya saja, menurutnya untuk Pilkada 2018, PAN memang baru sebatas mencermati dan menginventarisir calon-calon yang sudah muncul di permukaan. Untuk melakukan kalkulasi lebih jauh, waktunya dirasa belum tepat. Saat ini PAN masih memprioritaskan persiapan menghadapi Pilkada 2017 yang juga akan menyita perhatian partai berlambang matahari ini.

‘’Kita masih fokus ke 2017. Pilkada-nya juga banyak di 2017. Nanti setelah Pilkada 2017 selesai, kita akan fokus ke 2018,’’ ujarnya.

Secara pribadi, Eddy sudah menganggap Dr. Zul sebagai sahabatnya. Menurutnya, Dr. Zul adalah perpaduan politisi dan intelektual, yang juga dibekali kapabilitas kepemimpinan. Eddy pun mengaku telah melihat secara langsung bagaimana komitmen Dr. Zul dalam ikut membangun dan membesarkan daerahnya, NTB.

‘’Jadi, saya pribadi berkeyakinan, jika NTB dipimpin oleh seorang dengan karakter kepemimpinan dan kemampuan seperti Pak Zulkieflimansyah, saya yakin NTB akan semakin maju dan semakin melesat perkembangannya,’’ tandas Eddy.

Dukungan yang sudah disuarakan langsung oleh Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, menurut Eddy tentu akan memiliki banyak makna. Sedikit atau banyak, dukungan dari seorang yang memiliki posisi sentral dalam politik di sebuah daerah akan memberikan suntikan moral kepada yang bersangkutan.

“Paling tidak memberikan kepercayaan diri untuk calon yang akan maju. Tentu ada dampak, ada manfaatnya,” tandas Eddy. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here