Sekitar 40 Ribu Penduduk Kota Mataram Tergolong Miskin

Mataram (suarantb.com) – Angka kemiskinan di Kota Mataram hingga saat ini masih berada pada angka 10 persen dari jumlah penduduk 400 ribu jiwa lebih atau sekitar 40 ribu penduduk masih tergolong miskin. Dari angka 40 ribu tersebut, faktor utama penyebab kemiskinan karena masih tingginya angka pengangguran.

Di Kota Mataram, angka pengangguran tercatat sebesar empat persen dari total penduduk. Kendati angka pengangguran ini lebih kecil dari angka pengangguran Provinsi NTB sebesar lima persen, namun berdampak besar dalam menyumbang angka kemiskinan mengingat kondisi Kota Mataram yang kini mulai berkembang. Demikian disampaikan akademisi Universitas Mataram, Dr. Iwan Harsono.

Iklan

Mengingat jumlah investasi di Kota Mataram yang sudah mencapai Rp 14 triliun pada 2016, jumlah serapan tenaga kerja lokal seharusnya sudah semakin tinggi. Sekalipun jumlah investasi tersebut tidak dapat dikatakan tidak menyerap tenaga kerja, namun menurut Iwan, serapan tenaga kerja lokal belum maksimal.

“Masih bisa dimaksimalkan lagi. Penanam modal ini harus punya komitmen untuk mempekerjakan penduduk lokal,” ujarnya, Kamis, 10 November 2016.

Disamping itu, kontrol harga dalam perekonomian Kota Mataram termasuk faktor yang paling sensitif memengaruhi tingkat kemiskinan. Terjadinya inflasi dapat meningkatkan angka kemiskinan sebab kebutuhan yang tak terpenuhi akibat kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Misalnya orang punya penghasilan Rp 350 ribu per bulan, ini sudah tidak tergolong miskin karena setara kebutuhan kalori. Jika harga naik, tidak cukup uang itu, bertambahlah orang miskin,” paparnya.

Di 2017 mendatang, Iwan meyakini angka kemiskinan Kota Mataram turun di bawah dua digit. Sebab di 2016 ini, selama sembilan bulan pendataan, tercatat enam bulan terjadinya deflasi dan tiga bulan inflasi. Menjaga inflasi tetap terkendali, serta serapan tenaga yang berkualitas, harus menjadi indikator penurunan angka kemiskinan Kota Mataram. (rdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here