Sekda Lobar akan Klarifikasi Bangunan Mangkrak

H. Baehaqi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Sejumlah bangunan mangkrak, seperti Agrowisata di Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari dan delapan unit Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di beberapa daerah di Lombok Barat (Lobar) membuat Sekda Lobar, Dr. H. Baehaqi mengambil langkah tegas. Sekda akan memanggil para Kepala OPD terkait untuk mencari tahu kenapa bangunan ini tak difungsikan. Sekda akan meminta klarifikasi penyebab bangunan ini mangkrak

Sekda Lobar mengaku belum tahu penyebab bangunan ini mangkrak. Sebenarnya, bangunan ini dibangun tentunya setelah melalui koordinasi, konfirmasi dan perencanaan. ‘’Nah sekarang apa yang menyebabkan ini tidak jalan? Nanti kami akan segera tindaklanjuti dengan memanggil Kepala OPD terkait,’’ ujarnya.

Iklan

Jika kondisinya akibat belum diserahterimakan. Pihaknya akan meminta segera dipercepat prosesnya. Sebab kalau sudah diserahkan maka ada dasar Pemda mengelola maupun memeliharanya. Pekan depan pihaknya akan melakukan Rakor dengan semua Kelapa OPD terkait. Pihaknya akan meminta kepada OPD menindaklanjuti.

“Langkah tegasnya saya akan panggil semua Kepala OPD ini untuk melakukan koordinasi,” tegasnya.

Tidak hanya koordinasi. Pihaknya akan melakukan evaluasi secara kontinu terhadap penanganan bangunan mangkrak ini. Sebab kata dia, bangunan ini ini tentu membantu Pemda dalam melaksanakan program. Salah satunya soal penanganan sampah dalam mendukung zero waste. Pihaknya akan meminta data ke Dinas LH menyangkut jumlah TPS3R yang belum difungsikan.

‘’Intinya minggu depan kita segera koordinasikan,’’ katanya. Apakah ada unsur kelalaian dari OPD? Menurut dia, kembali lagi ke persoalan menagemen. Pihaknya akan membedah persoalan ini. Ia juga mengaku bangunan ini dibangun sebelum ia menjadi Sekda. (her)