Sekda Dompu Diperiksa Polda NTB Terkait Kasus K2

Mataram (suarantb.com) – Sekda Kabupaten Dompu, H. Agus Bukhari SH, M.Si diperiksa Direktorat Reskrimsus Polda NTB terkait kasus CPNS Kriteria II (K-II), Kamis, 20 Oktober 2016. Pantauan suarantb.com, Agus Bukhari datang sekitar pukul 09.50 Wita dengan diantar menggunakan mobil. Agus sempat menyapa wartawan, kemudian memasuki ruang pemeriksaan Unit I Subdit III Ditreskrimsus Polda NTB.

Wartawan sempat mewawancarainya, namun Agus belum memberikan komentar. “Iya, sebentar dulu. Sebentar pas sudah selesai (pemeriksaan),” ujarnya singkat sembari berjalan menuju ruang pemeriksaan.

Iklan

Agus Bukhari selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 17.30 Wita. Saat ditemui wartawan, ia mengaku diperiksa penyidik soal kasus K-II. Ia mengatakan, sebanyak 28 pertanyaan penyidik ditanyakan kepadanya. Salah satu pertanyaan terkait pembatalan NIP 134 CPNS K-II oleh BKN regional X Denpasar.

“Saya menjalani pemeriksaan hari ini dikasi waktu sekian lama dengan 28 pertanyaan terkait dengan K-II ini,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa permohonan NIP dan SPTJM 134 CPNS Tenaga Honor K-II tidak diparaf. Hal tersebut dikarenakan 134 CPNS tersebut tidak memenuhi kriteria. “134 tidak, karena hasil verifikasi tidak memenuhi kriteria,” jelasnya.

Dalam minggu ini, SK 134 CPNS K-II tersebut akan dicabut, karena telah diperintahkan langsung oleh Bupati Dompu, Drs H. Bambang M. Yasin. “Ini kan sudah final jadi harus disikapi. Bapak bupati juga sudah memerintahkan kami mengeluarkan SK pencabutan. Mungkin dalam minggu-minggu ini akan kita lakukan,” bebernya.

Usai menjalani pemeriksaan, Agus Bukhari kemudian dijemput menggunakan mobil dan meninggalkan Mapolda NTB. (szr)