Sekda dan Kadis PMD Monitor Rumah Isolasi Tingkat Desa

Sekda Sumbawa, H. Hasan Basri bersama Dandim 1607, Wakapolres Sumbawa dan Kadis PMD Sumbawa saat mengunjungi rumah isolasi tingkat desa, Selasa, 24 Agustus 2021. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Sekda Sumbawa, H. Hasan Basri, didampingi Dandim 1607, Wakapolres dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) turun melihat langsung kondisi rumah isolasi covid di sejumlah desa, Selasa, 24 Agustus 2021.

Kepala Dinas PMD Sumbawa, Varian Bintoro M.Si, kepada Suara NTB, menyebutkan desa yang sempat dimonitor yakni desa Moyo Mekar dan Berare kecamatan Moyo Hilir, desa Penyaring dan desa Baru Tahan kecamatan Moyo Utara, desa Uma Beringin dan Kereke kecamatan Unter Iwes. Dari hasil pantauannya, desa desa tersebut sudah menyiapkan rumah isolasi terpadu untuk masyarakat yang terpapar Covid khususnya yang gejala ringan dan tanpa gejala. Sedangkan yang gejala sedang dan berat langsung dibawa ke RSUD.

Iklan

Rumah isolasi desa yang dikunjungi secara umum terdapat kamar tidur lengkap dengan kamar mandinya. Kebutuhan logistik selama berada di rumah isolasi sepenuhnya ditanggung oleh desa. Dari 8 persen anggaran dana desa.

“Setiap desa memiliki anggaran covid dari 8 persen dana desa. Itulah yang digunakan untuk penanganan covid di desa. Jadi kebutuhan hidup selama berada di rumah isolasi ditanggung oleh desa. Secara medis, pihak dari Puskesmas setempat pun secara berkala mengecek kesehatan masyarakat yang berada di rumah isolasi. Seperti yang kita lihat, ada satu warga yang menjalani isolasi di Berare, kebutuhan sehari harinya ditanggung desa selama menjalani isolasi,”urai Varian. (arn)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional