Sejumlah Proyek PL di Kota Mataram Belum Rampung

Pekerja sedang mengebut pengerjaan pemasangan paving block di lapangan Taman Sangkareang, Selasa, 4 Desember 2018. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram memiliki waktu hingga tanggal 15 Desember untuk menyelesaikan pekerjaan fisiknya. Hingga saat ini, ada sejumlah paket proyek penunjukan langsung (PL) yang belum rampung.

Dikonfirmasi Selasa, 4 Desember 2018, Kepala Dinas PUPR, Ir. H. Mahmuddin Tura mengakui hal tersebut. Catatannya, ada pekerjaan seperti drainase, talud dan saluran lain belum rampung. “Secara keseluruhan pekerjaan ini sedang berjalan,” kata Mahmuddin.

Iklan

Secara detail persentase pekerjaan fisik khusus PL belum disampaikan. Alasannya, sedang direkap dan evaluasi.

Mahmuddin menegaskan, tak mau tahu dengan alasan rekanan. Kekurangan volume harus digenjot dengan bekerja siang dan malam. Atau bahkan, menambah pekerja mereka. “Pokoknya kita ndak mau tahu. Sebelum tanggal 15 November semua pekerjaan harus selesai,” terangnya.

Secara umum, pekerjaan PL di APBD murni hampir keseluruhan rampung. Akan tetapi, di APBDP total anggarannya Rp4 miliar rata – rata baru sampai 80 persen. “Belum bisa berikan angka rill karena data dibuat di kantor,” cetusnya.

Tak hanya pekerjaan PL. Pekerjaan sifatnya tender nilainya ratusan bahkan miliar rupiah juga belum rampung. Antara lain, proyek gerbang Lingkar Selatan nilainya. Dan, gedung Badan Keuangan Daerah (BKD).

Proyek gedung Kantor BKD dengan nilai kontrak Rp1,3 miliar lebih, sesuai jadwal pekerjaan fisik harus tuntas tanggal 30 November. Sementara, pengerjaan gerbang di Lingkar Selatan nilai pagunya Rp6 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh PT. Tunggal Ika Kon dengan nilai kontrak Rp5,9 miliar lebih. Rekanan hanya menyelesaikan bagian tiang. Konstruksi baja untuk gerbang belum terlihat. (cem)