Sejumlah Formasi CPNS di Lotim Tak Terisi, SKB di Loteng Diikuti 1.145 Peserta

Ilustrasi seleksi CPNS. (Suara NTB/dok)

Selong (Suara NTB) – Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019, Nomor: 810/153/KPSDM/2020, tentang hasil SKD lingkup Pemkab Lotim. Dari hasil seleksi yang digelar pada bulan Februari 2020 lalu, beberapa formasi tidak terpenuhi dari 482 formasi yang tersedia di Lotim.

Demikian disampaikan, Kepala BKPSDM Lotim, H. Moh. Isa, SAP, melalui Kepala Bidang Data dan Formasi, Lalu Agus Satriawan, kepada Suara NTB, Senin, 23 Maret 2020. Dikatakannya, beberapa formasi yang tidak terisi di antaranya formasi Dokter Gigi, Arsiparis dan Teknisi Elektromedis Ahli. Untuk dokter gigi, dari 9 formasi yang tersedia yang terisi hanya 2 formasi. Sementara untuk Formasi Arsiparis dan Teknisi Elektromedis ahli tidak ada pelamarnya.

Iklan

Diketahui bahwa dalam rekrutmen CPNS tahun ini dari 11.103 pendaftar, yang mengikuti tes sebanyak 10.525 peserta dan tidak hadir 578 peserta atau persentase kehadiran sebesar 94 persen dengan jumlah passing grade, 3.734 peserta. Ditegaskan Agus, formasi yang dibuka rata-rata terpenuhi kecuali formasi Arsiparis, Teknisi Elektromedis yang sama sekali tidak ada pelamarnya. Sementara untuk dokter gigi dari sembilan yang dibutuhkan, jumlah pelamar hanya dua orang. “Rata-rata pelamar memenuhi passing grade. Kecuali Arsiparis, Teknisi Elektromedis dan dokter gigi,”terangnya.

Sementara, memperhatikan status tanggap darurat bencana nasional non-alam Pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah, serta memperhatikan PP pengadaan barang dan jasa pemerintah, pelaksanaan SKB baik yang menggunakan CAT BKN maupun SKB yang diselenggarakan oleh instansi yang semula direncanakan pelaksanaannya 25 Maret 2020, ditunda sampai dengan ditetapkannya kebijakan lebih lanjut berdasarkan evaluasi yang akan dilaksanakan oleh panselnas yang hasilnya diberitahukan dalam bentuk surat edaran.

Maka dari itu, kata Agus, peserta yang lolos ke Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang memiliki nilai termasuk tiga kali formasi setelah perankingan. Hal ini disesuaikan dengan Permenpan Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019 dan Permenpan Nomor 24 Tahun 2019 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS.

Sementara di Lombok Tengah (Loteng), SKB seleksi CPNS tahun ini bakal diikuti 1.145 peserta saja. Jumlah tersebut lebih sedikit dari prediksi awal sebanyak 1.419 orang peserta. Itu sesuai dengan hasil SKD yang disampaikan oleh pemerintah pusat ke panitia seleksi CPNS Loteng belum lama ini.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Loteng, H.Moh. Nazili, S.IP., Senin (23/3) hasil SKD sudah disampaikan oleh pemerintah pusat. ‘’Jadi yang berhak mengikuti SKB sebanyak 1.145 orang pelamar. Adapun daftar nama yang berhak mengikuti SKB di Loteng sudah diumumkan secara online mulai hari ini (Senin kemarin, red),” terangnya.

Adapun untuk pelaksanaan SKB, Nazili mengaku belum ditentukan, karena pemerintah pusat belum memberikan kepastikan kapan jadwal pelaksanaan SKB. Walaupun memang jika merujuk rencana awal, SKB digelar pada minggu ke empat bulan Maret sampai minggu pertama Bulan April. Tapi karena sedang ada wabah virus Corona, maka jadwal pelaksanaan SKB diundur oleh pemerintah pusat sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Di Lombok Barat (Lobar), berdasarkan pengumuman hasil tes SKD yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN), jumlah peserta CPNS yang dinyatakan lolos tahap SKB hanya 407 orang dari jumlah peserta tes SKD 3.879 orang. Artinya 3.472 peserta tidak lolos. Sedangkan sekitar 42 formasi dipastikan kosong, lantaran ada yang tidak ada pelamar dan pelamar tidak lulus passing grade.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM Lobar melalui Kasubid Pengadaan Pegawai H. Rizky Bani Adam dikonfirmasi mengatakan hasil tes seleksi SKD atau peserta yang lolos tes SKB diterima sejak pekan lalu. Namun pengumuman menunggu serentak dengan provinsi dan kabupaten/kota lain.  (yon/kir/her)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional