Sehari 20 Pesawat Layani Penumpang di BIZAM

Nugroho Jati. (Suara NTB/bul)

Praya (Suara NTB) – Sebanyak 20 pesawat melayani penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid. Jika dihitung pergerakan datang dan perginya, total ada 40 pergerakan pesawat dalam sehari. Rute yang dilayani adalah Jakarta, Surabaya, Bali, Sumbawa, dan Bima, kata Nugroho Jati, General Manager PT. Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid ditemui di kantornya, Selasa, 15 Juni 2021.

Load factor atau tingkat keterisian pesawat juga cukup baik kata Jati. Antara 85 – 100 persen. Keadaan di bandara hari ini, kata Jati, sudah menunjukkan tanda-tanda yang lebih baik. Sebelumnya, bandara internasional Lombok mencatat peningkatan jumlah penumpang terburuk dalam sejarahnya.  Yaitu pada Mei 2020 lalu, dan Mei 2021 ini.

Iklan

Pada Mei tahun lalu, awal mula Covid-19 mewabah di Indonesia pada triwulan I. Saat dunia sedang panik karena serangan corona. Negara-negara memberlakukan lockdown. Demikian juga di Indonesia, sejumlah daerah melakukan penguncian wilayah. Sehingga pergerakan penumpang menurun drastis.

Lalu pada periode yang sama tahun 2021 ini, Mei negara memberlakukan pengetatan perjalanan mudik lebaran Idul Fitri 1442 H. Negara melarang kegiatan mudik. Sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Selama periode pelarangan mudik ini, sehari hanya satu pesawat yang bergerak. Bahkan tidak sama sekali. “Kondisi ini menyebabkan keadaan di bandara Lombok tumben dalam sejarahnya berada di bawah bandara di Semarang, Manado, dan Kupang,” kata Jati.

Karena keadaan itu, pihaknya juga mengambil kebijakan melakukan pembatasan pelayanan. Dari yang sebelum covid melayani penerbangan selama 24 jam. Menjadi 12 jam, lalu turun lagi menjadi 6 jam. Kemudian membaik, jadi 10 jam. Dari Pukul 07.00 Wita sampai pukul 15.00 Wita. “Sekarang melayani sampai jam 05.00 sore. Pada saatnya normal nanti, bisa 24 jam lagi,” katanya.

Setelah larangan mudik dicabut, lanjut Jati, situasi berangsur-angsur membaik. Jumlah pesawat yang melayani penerbangan di bandara Lombok mengalami kenaikan. Sampai saat ini, ada 20 pesawat yang melayani penumpang setiap hari.

Saat situasi normal, jumlah pesawat yang melayani penerbangan dari dan ke Lombok sebanyak 40 pesawat atau 80 pergerakan datang dan pergi.

Harapannya, situasinya segera membaik dan keadaannya akan kembali normal. Pada bagian lain, bandara Lombok terus dibenahi. Menyusul persiapan event-event internasional yang akan diselenggarakan di Lombok, NTB. Salah satunya event MotoGP. Fasilitas yang ada di bandara sedang dibangun dengan kapasitas yang lebih besar. Diantaranya, perpanjangan landasan pacu bandara, dari 2.750  meter menjadi 3.300 meter. Perluasan area parkir bandara. Ruang tunggu penumpang, dan akses cargo. “Proses pembangunannya tetap berjalan. Dan dikebut,” demikian Jati. (bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional