Segel Hotel Penunggak Pajak, Pemda Lobar Libatkan Tim Yustisi

Giri Menang (Suara NTB) – Hari ini, Pemkab Lombok Barat (Lobar) direncanakan melakukan penyegelan dan penyitaan terhadap Hotel Santosa Senggigi yang menunggak pajak bernilai Rp 8,7 miliar lebih. Langkah ini diambil menyusul pihak Santosa tak ada itikad baik untuk membayar piutang pajak terhitung sejak 2014-2016 ini. Dalam kegiatan penyelegan ini, Pemda dalam hal ini Dinas PPKD melibatkan tim yustisi lengkap, dari unsur Kejaksaan Negeri, TNI dan Polri.

“Besok (Jumat ini) pukul 13.00 Wita, setelah Jumatan kita segel Hotel Santosa, karena tidak ada itikad baik mau membayar piutang pajak sejak tahun 2014-2016 ini,” tegas Sekretaris Dinas PPKD Fauzan Husniadi ditemui usai rapat persiapan,  Kamis, 8 Desember 2016.

Iklan

Penyegelan, ujarnya, akan langsung dipimpin Bupati Lobar H. Fauzan Khalid bersama Kapolres, AKBP I Wayan Jiartana, Dandim dan unsur dari Kejaksaan Negeri. Selain Dinas PPKD, instansi yang dilibatkan dari Satpol PP, BPMP2T, Disosnakertnas, Kesbangpol, pihak kecamatan dan desa setempat.

Dijelaskan Fauzan, langkah ini diambil karena tidak ada lagi solusi bagi hotel penunggak pajak. Apalagi, pemda sudah memberikan kelonggaran. Perlu diingat katanya, pihaknya pernah melakukan penyegelen serupa tahun 2013, sehingga tidak sampai 14 hari pihak hotel membayar piutang pajaknya. Kembali pihak hotel menunggak pajak tahun 2014 sampai sekarang, terhitung pihak pemda telah memberikan kelonggaran waktu 2 tahun lebih bagi pihak hotel untuk melunasi piutangnya.

Alasan pihak hotel tidak membayar menurutnya dibuat-buat. Sebab alasan serupa juga sama seperti sebelumnya, seperti hambatan operasional kurang bagus, tingkat okupansi dan persoalan manajemen. Alasan ini jelasnya, tidak diterima oleh Pemda. Sebab setiap kali dilakukan pemeriksaan oleh tim Pemda melibatkan BPKP bahwa jumlah tunggakan selalu diakui oleh pihak hotel, sehingga kalau alasan operasional tidak masuk akal. (her)

  Pelamar CPNS Lulus ‘’Passing Grade’’ Gagal Ikut SKB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here