Sebelum MotoGP 2022, Lobar Targetkan 100 Persen Warga Sudah Divaksin

Pelaksanaan vaksinasi di Lobar terus ditingkatkan. Ditarget sebelum MotoGP tahun 2022, 100 persen warga sudah tervaksin. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Hingga saat ini, vaksinasi di Lombok Barat (Lobar) untuk dosis pertama mencapai angka 75,9 persen atau 402.574 jika sudah divaksinasi. Sementara dosis kedua, sebanyak 282.617 jiwa atau 53,3 persen. Kesadaran masyarakat untuk vaksiansi disebut masih menjadi salah satu kendala dalam upaya percepatan pemerataan vaksin Covid-19 tersebut.

Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P3KLDikes Lobar dr Ahmad Taufiq Fathoni menyebut, tidak menutup kemungkinan pemerataan vaksinasi akan kembali dikebut menjelang perhelatan MotoGP pada bulan Maret 2022. “Sehingga sebelum event internasional itu terlaksana, masyarakat sudah tervaksin 100 persen,” katanya akhir pekan kemarin.

Iklan

Meski demikian, diakuinya kesadaran masyarakat juga turut menjadi salah satu kendala dalam upaya percepatan vaksinasi hingga saat ini. “Itu salah satu kendala, kalau target 100 persen sebenarnya bisa saja. Asal masyarakat sudah sadar kalau vaksin itu penting,” jelasnya.

Dengan begitu, diharapkan akan banyak masyarakat yang datang ke lokasi vaksinasi dengan kesadaran sendiri tanpa menunggu dijemput petugas. “Ada juga tim puskesmas yang siap turun ke desa atau dusun. Yang penting kades atau kadusnya bisa mengerahkan warganya,” harapnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Lobar, Agus Gunawan menyebut, kendati kasus Covid-19 di Lobar makin melandai, Pemda Lobar mengingatkan masyarakat agar jangan lengah dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal ini bertujuan agar sama-sama dapat mengantisipasi jangan sampai ada gelombang ketiga Covid-19 ini. “Kita jangan sampai lengah, harus tetap waspada dalam mengantisipasi jangan sampai ada gelombang ketiga penyebaran virus Covid-19 ini,”  pesannya dalam rapat evaluasi penanganan Covid-19 pekan lalu.

Ia pun berterima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah bekerja keras dalam terus membantu mencegah penularan Covid-19 di Lobar. “Terima kasih kepada para petugas medis, camat, kades, kadus, TNI dan Polri. Yang telah bekerja keras untuk membantu Lombok Barat, menekan angka penularan Covid-19 ini,”  harapnya.

Salah satu warga H. Muliah, warga Labuapi antusias mengikuti vaksin yang dilakukan pemerintah di kantor desa atau ke lingkungan. Dirinya sadar, saat warga yang lain takut divaksin, dirinya justru mendatangi lokasi vaksin agar bisa terhindar dari Covid-19. Selain itu, jika sudah divaksin,  dirinya bebas bepergian kemana saja tanpa harus takut kena razia petugas di jalan. Termasuk terhindar dari penularan Covid-19 dengan varian baru yang muncul. (her/ham)

Advertisement