Sebelum Gelaran WSBK, Lahan Enclave di Sirkuit Mandalika Segera Dibayarkan

Sirkuit Internasional Mandalika sudah siap menggelar event internasional yang dijadwalkan akan dimulai dengan menggelar event World Superbike (WBSK) yang dijadwalkan akan berlangsung tahun ini. (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Tiga bidang lahan enclave di Sirkuit Mandalika akan segera dibebaskan atau dibayarkan oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Ditargetkan sebelum gelaran World Superbike Championship (WSBK), persoalan lahan tersebut sudah terselesaikan.

“Tanahnya tinggal tiga bidang. Laporan direksi ITDC, itu yang enclave tiga bidang, dan itu sedang berproses. Laporan direksi, tiga bidang itu dalam waktu tidak terlalu lama akan selesai (dibebaskan),” kata Komisaris ITDC, H. Irzani, M.Si., dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Rabu, 8 September 2021.

Iklan

Berdasarkan hasil pendataan, ada 48 KK yang tersebar di tiga bidang lahan enclave dan 11 bidang lahan HPL ITDC dalam area Sirkuit Mandalika. Untuk warga yang menempati lahan HPL ITDC, kata Irzani, penyelesaian persoalan lahan dilakukan dengan pendekatan humanis dan lebih mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Cara-caranya, tidak dengan penggusuran, lahan relokasi disiapkan. Pemda Lombok Tengah dan Pemprov sudah menemukan jalan keluarnya,” kata Irzani.

Berdasarkan laporan direksi ITDC kepada dewan komisaris, sudah ada skema yang disiapkan bagi warga yang menempati lahan HPL ITDC. “Jadi, relokasi sudah disiapkan tempatnya oleh Pemda Lombok Tengah, Pemprov bersama ITDC,” ucapnya.

Warga yang menempati lahan HPL ITDC, kata Irzani, memang menjadi problem. Hanya saja, ITDC tidak mungkin melakukan pembayaran lahan HPL tersebut.

Karena negara sudah menugaskan ITDC untuk mengelola. Jika ITDC dipaksa harus membayarnya, maka harus ada pejabat yang berwenang memerintahkan, salah satunya pengadilan.

“Kalau pengadilan memutuskan lahan itu bukan HPL, maka wajib dibayar. Tapi kalau pengadilan mengatakan ini HPL, maka tak bisa dibayar,” jelasnya.

Sedangkan untuk lahan yang statusnya enclave, wajib dibayar oleh ITDC sesuai hasil appraisal. “Cuma belum ketemu harga saja. Tapi terus membangun komunikasi. Laporan direksi dalam waktu tidak terlalu lama selesai, berarti sebelum WSBK,” tuturnya.

Terkait persiapan menyambut gelaran WSBK pada 12 – 14 November mendatang, Irzani mengatakan Sirkuit Mandalika sudah siap. Cuma sekarang yang belum dilihat adalah pembangunan paddock dan tribun penonton.

Menurut Irzani, sesuai laporan direksi ITDC, pembangunan paddock dan tribun penonton dilakukan seminggu sampai dua minggu sebelum event digelar. “Karena bongkar pasang. Seminggu sampai dua minggu sebelum event dikerjakan selesai menurut laporan direksi,” terangnya.

Sirkuit Mandalika memiliki kapasitas sebanyak 188.000 penonton. Namun, karena pandemi Covid-19, nantinya Satgas Covid-19 Nasional yang memberikan izin apakah dihadiri penonton atau tidak. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional