SD Sesuaikan Pengumuman Kelulusan dengan Protokol Cegah Covid-19

Kepala SDN Model Mataram, Junaidi menunjuk tempat duduk yang disiapkan kepada wali murid saat menerima pengumuman kelulusan pada Senin, 15 Juni 2020. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pengumuman kelulusan di Sekolah Dasar (SD) akan dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2020 mendatang. Pihak SD mengatur pengumuman kelulusan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kepala SDN Model Mataram, Junaidi, S.Pd., ditemui pada Jumat, 12 Juni 2020 mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan pengumuman kelulusan. Nantinya pengumuman kelulusan dilakukan secara bertahap. “Setiap 45 menit kami panggil lima orang tua murid untuk mengisi tempat duduk yang sudah disediakan dengan mengatur jarak duduk,” katanya.

Iklan

Sebanyak 54 siswa kelas VI yang akan menerima pengumuman kelulusan itu. Nantinya pihak sekolah akan langsung menyerahkan surat keterangan lulus dan lainnya. Hal itu dilakukan karena pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dijadwalkan pada pekan depan. Waktu lima menit untuk masing-masing orang tua dijadikan juga sebagai kesempatan konsultasi, seperti konsultasi PPDB dan lainnya.

Pihaknya menargetkan sebelum pukul 12.00 Wita pengumuman kelulusan dan penyerahan ijazah dan lainnya bisa selesai. “Berkas ini sudah dimasukan ke dalam map, tinggal diserahkan saja. Lima menit itu kami asumsikan ada orang tua siswa yang konsultasi tentang PPDB daring dan sebagainya. Nanti kami sediakan tempat cuci tangan berbeda,” jelasnya.

Sementara itu, untuk penilaian kelulusan kelas VI, Junaidi menjelaskan ujian sekolah tidak dilaksanakan, maka nilai diambil dari rata-rata nilai rapor saat siswa kelas IV, VI, dan semester I kelas VI, juga portofolio kelas VI.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Drs. H. Lalu Fatwir Uzali, S.Pd., M.M., mengatakan, teknis pengumuman diserahkan ke sekolah. Fatwir mengatakan, sekolah bisa mengatur jam pengumuman dan teknis pengumuman. Jika pengumuman secara luring, bisa berupa pemberian amplop berisi surat pengumuman kelulusan, atau memasang pengumuman di papan pengumuman sekolah, atau cara lainnya. “Masalah teknis diserahkan ke sekolah,” ujarnya.

Pihaknya tidak mengatur detail waktu pengumuman kelulusan, karena, menurut Fatwir siswa SMP dan SD tidak akan berlebihan merayakan kelulusan, seperti melakukan konvoi atau menciptakan kerumunan lainnya. (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here