Satu Warga Positif Covid, Dikes KLU Turun Lakukan Pelacakan

Satgas Covid mendata kontak dan melakukan penyemprotan di wilayah pasien terjangkit Covid-19. (Suara NTB/ist)

Tanjung (Suara NTB) – Satu warga Kabupaten Lombok Utara, N (65), dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Warga ini berasal dari Desa Teniga Kecamatan Tanjung. Anggota Satgas Covid Kabupaten Lombok Utara, dr. H. Lalu Bahrudin, Jumat, 10 April 2020 membenarkan warga Desa Teniga itu adalah “alumni” Jamaah Tabligh yang kembali dari Gowa, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.

“Benar, warga memiliki riwayat perjalanan ke Gowa. Bersamaan dengan pasien, ada 39 jamaah lain yang ikut saat itu. Ini diketahui dari Surat Kades Teniga ke kami,” ujar Bahrudin.

Iklan

Saat ini, pasien sedang menjalani perawatan di RSUP Provinsi NTB. Dengan harapan pasien dapat disembuhkan. Terhadap kontak pasien, Kepala Dikes KLU ini sejauh ini sudah mencatat lebih dari 72 orang. Yang terdekat adalah istri dan dua anak pasien.

Sebelum dinyatakan positif Covid, pasien sudah melakukan kontak dengan para petugas medis baik di puskesmas dan rumah sakit. Dari tracing diketahui sekitar 30 petugas medis terpapar kontak satu sama lain.

Di kalangan petugas yang memberi pelayanan kepada pasien, 3 orang diantaranya diketahui mengalami gejala seperti demam tinggi. Satgas Covid KLU khususnya Dikes, tidak ingin mengambil risiko. Para petugas baik perawat dan dokter dalam pengawasan intensif.

Pekerjaan Satgas bertambah berat. Sebab tidak cukup satu orang, melainkan 39 orang yang pulang dari tabligh harus dilacak. Orang per orang yang berangkat atau kembali dengan pasien harus ditelusuri dan diperiksa.

Satgas juga bergerak cepat. Epidemiologi di wilayah Dusun Batu Lilir disikapi dengan penyemprotan disinfektan. Petugas menyemprot kediaman pasien, fasilitas umum dan rumah-rumah yang berdekatan.

Ketua Satgas Covid sekaligus Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhtar, SH. MH., mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersama melakukan isolasi mandiri. Menurut dia, perkembangan Covid begitu cepat setelah adanya penambahan pasien di NTB, termasuk satu orang dari KLU.

Menyadari situasi itu, ia mengajak warga untuk membangun kebersamaan dalam menghadapi persoalan secara bersama-sama. Cara-cara pencegahan yang disampaikan pemerintah melalui media dan media sosial, agar diikuti. Dengan cara itu, ia meyakini virus Corona dapat dikendalikan. (ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here