Satu Lagi, Korban Kapal Tenggelam Asal Lotim di Perairan Batam Dipulangkan

Anggota tim gabungan mengevakuasi jenazah korban tenggelamnya kapal yang mengangkut TKI di Perairan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (4/11). Tim gabungan Basarnas, TNI dan Polri berhasil mengevakuasi sebanyak 33 jenazah korban tenggelamnya kapal di Perairan Nongsa, Batam dan enam orang TKI masih dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian. ANTARA FOTO/M N Kanwa/aww/16.

Selong (Suara NTB) – Tim identifikasi kembali berhasil mengidentifikasi korban kapal tenggelam di Perairan Batam Kepulauan Riau asal Lombok Timur (Lotim). Korban atas nama Iyah alamat Desa Gereneng Sakra Timur diidentifikasi dan telah dipulangkan, Senin, 21 November 2016.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Lotim melalui Kepala Seksi (Kasi) Informasi Pasar Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Bidang Bina Pelatihan dan Penempatan Naker (BPPN), Lalu Sadli Bahtiar, dipulangkan Senin sore.

Iklan

Itu artinya, kata dia, korban meninggal asal Lotim dalam insiden kapal tenggelam yang mengangkut TKI melalui jalur non prosedural bertambah khususnya yang berasal dari Lotim yakni menjadi 7 korban. Sementara untuk menunggu informasi selanjutnya, Disosnakertrans Lotim mengaku masih menunggu informasi dari tim yang ada di Batam serta pihak dari BP3TKI Mataram dan Disnaker NTB.

Terkait dengan santunan pemberian santunan bagi korban, Sadli Bahtiar menjelaskan Disosnakertrans Lotim sudah mengusulkan ke Bupati untuk pemberian santunan, terutama bagi korban yang meninggal dunia dengan nominal berkisar antara, Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta.

Sementara untuk korban yang selamat besar kemungkinan tidak mendapatkan santunan dikarenakan statusnya ilegal, diketahui bahwa jumlah korban selamat dalam insiden kapal pengangkut TKI itu sebanyak 11 orang, khususnya yang berasal dari Lotim.

Terkait dengan waktu pemberian santunan itupun tergantung dari kebijakan bupati. “Untuk santunan, Pak Kadis sudah mengusulkan ke bupati,” sebutnya. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here