Satu Korban Meninggal, Basarnas Hentikan Sementara Pencarian Santri Hilang Terseret Arus

Proses pencarian yang dilakukan Tim Basarnas terhadap santri yang masih hilang terseret arus sungai di lokasi wisata Air Terjun Tibu Atas, Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada.

Giri Menang (Suara NTB) – Tim Gabungan Basarnas Mataram menghentikan sementara proses pencarian santri yang dinyatakan hilang atas nama Samsul Irawan (17) akibat terseret arus sungai di lokasi wisata Tibu Atas, Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada, Selasa 27 Oktober 2020 sekitar Pukul 11.30 Wita. Pencarian tak memungkinkan dilakukan oleh tim Basarnas, karena kondisi sudah mulai gelap. Proses pencarian akan dilanjutkan besok pagi.

Dalam kejadian nahas ini, tiga orang pelajar santri dan santriwati berhasil selamat sedangkan satu orang meninggal. “Pencarian hari ini dihentikan sementara dan akan di panjutkan esok hari,”jelas Humas Basarnas Mataram Agus Hendra, Selasa, 27 Oktober 2020 malam.

Iklan

Dijelaskannya, proses pencarian yang dilakukan tim Basarnas pada saat penemuan korban pertama L. Imam Baihaqi masih sebatas penyelaman dan penyisiran seputaran air terjun saja. Penemuan korban berjarak 500 meter dari lokasi kejadian.

Karena penemuan korban pertama berjarak sekitar 500 meter, maka pihaknya berencana melakukan pencarian dengan dua metode. Yakni metode penyelaman di lokasi dan penyisiran sepanjang aliran air terjun sejauh satu kilometer. Dalam proses pencarian tim SAR gabungan yang terlibat dari Babinsa, Babinkamtibmaspol Desa Buwun Sejati, pengelola wisata Sesaot dan masyarakat setempat. Pihaknya menerjunkan satu tim dengan jumlah personel delapan orang. Dan mengerahkan alat selam serta perahu karet.

Diketahui lima orang korban terseret arus sungai di Air Terjun Tibu Atas. Awal mulanya, dua pelajar berenang di air terjun tersebut di saat kondisi air tengah tenang. Namun diduga akibat kurang pandai berenang sehingga kedua korban terseret arus sungai. Melihat dua rekannya terseret arus, tiga orang temannya mencoba menolong korban. Akan tetapi ketiga rekannya juga ikut terseret arus. Pihak pengelola pun berupaya menolong para korban.

Namun dari tiga korban itu, hanya tiga orang berhasil diselamatkan sedangkan dua orang hilang. Ketiga orang yang berhasil diselamatkan masing-masing atas nama Aida (15), Berlian (17) dan Saiful (17). Sedangkan dua orang lainnya, atas nama Lalu Imam baihaqi (18) ditemukan meninggal. Sementara satu korban lainnya atas nama Samsul Irawan (17) masih hilang dan dilakukan pencarian oleh tim Basarnas.
“Pada pukul 17.15 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban atas nama Lalu Imam Baihaqi dengan kondisi meninggal. Dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Agus. (her)