Satgas Saber Pungli akan Sasar Sekolah

Mataram (Suara NTB) – Satgas Sapu Bersih (Saber) Pungli di Kota Mataram telah resmi terbentuk setelah Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh mengeluarkan SK bagi para anggota Satgas akhir November lalu. Setelah resmi terbentuk, Satgas ini tidak hanya akan fokus pada pengawasan instansi pemerintahan yang berkaitan dengan pelayanan publik, namun juga akan menyasar sekolah-sekolah yang ada di Kota Mataram. Apalagi belakangan beredar kabar dugaan pungli yang dilakukan salah satu sekolah ternama di Kota Mataram.

Demikian disampaikan Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana yang sekaligus berperan sebagai Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli Kota Mataram, Jumat, 2 Desember 2016.

Iklan

Ia menyampaikan pihaknya masih memprioritaskan upaya pembinaan sebagai salah satu upaya mencegah praktik pungli ini.
“Kita tekankan pada aspek pembinaan dulu. Targetnya di tingkat kelurahan, sekolah-sekolah, dan kepada kepala sekolah juga akan kita sampaikan tentang kehadiran lembaga Saber Pungli ini,” jelasnya.

Satgas ini juga disebutkan Mohan akan mengawasi bagaimana pengelolaan administrasi keuangan dan penyelenggaraan pemerintahan di berbagai instansi pemerintahan mulai dari SKPD, kecamatan, sampai kelurahan, termasuk juga di sekolah-sekolah.

“Dalam rangka kita mengantisipasi pungli yang bisa saja terjadi di lingkup Pemkot Mataram,” ujarnya.

Tim Satgas Saber Pungli Kota Mataram ini tidak hanya dari kalangan birokrat, tapi juga melibatkan institusi TNI, Polri, dan Kejaksaan.
“Kita juga libatkan SKPD–SKPD yang mengelola profit center, yang menangani potensi-potensi daerah, dan seluruhnya akan jadi perhatian kita,” kata Mohan.

Saat ini para anggota Satgas sedang merancang langkah-langkah selanjutnya sebagai upaya mencegah praktik pungli.

“Kapolres juga rapat untuk mempertajam hasil rapat kita karena kita diminta segera ada action dalam tim ini,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menyatukan pemahaman antar anggota Satgas dan mendengar rancangan aksi dari masing-masing anggota tim.

“Dari aturan Presiden sudah disampaikan tentang tugas, fungsi, dan lainnya. Termasuk tanggung jawab masing-masing komponen yang ada dalam tim ini,” jelasnya.

Mohan mengatakan pihaknya belum menetapkan kapan Satgas ini akan dikukuhkan seperti yang dilakukan di tingkat provinsi, karena yang sedang diproritaskan saat ini adalah menyamakan persepsi antar anggota Satgas. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here