Satgas Jaring Dua Pengguna Jalan Suspect Covid-19

Satgas Covid-19 bersama aparat gabungan TNI-Polri saat melakukan penyekatan dan rapid antigen pengguna jalan yang masuk Kota Bima, Selasa, 20 Juli 2021.(Suara NTB/Polres Bima Kota)

Bima (Suara NTB) – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bima, bersama aparat gabungan TNI-Polri telah melakukan penyekatan wilayah perbatasan pada malam takbiran Hari Raya Idul Adha 1442 H. Disamping memantau penerapan protokol kesehatan, pengguna jalan yang melanggar prokes dan tidak mengantongi dokumen kependudukan langsung dilakukan rapid antigen. Dari 16 orang dua di antaranya kedapatan suspect Corona Virus Disease (Covid-19).

Kasubbag Humas Polres Bima Kota, Iptu Jufrin dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 20 Juli 2021 menyampaikan, sebagaimana komitmen awal jajaran bersama Satgas Covid-19 telah melakukan penyekatan pintu masuk kota. “Jadi setiap pengendara yang melintas wajib melalui proses pemeriksaan oleh aparat dan satgas,” ujarnya.

Iklan

Bagi pengguna jalan yang memiliki KTP namun berasal dari luar daerah, seperti Kabupaten Bima dan Dompu, Satgas bersama aparat langsung mengarahkannya untuk kembali. Pengecualian hanya berlaku untuk orang sakit yang memerlukan penanganan intensif di RSUD Bima. Termasuk mereka yang dilengkapi surat tugas masuk wilayah kota.

Diakui Jufrin, tak sedikit warga luar daerah diminta kembali dengan alasan khawatir mempermudah resiko penularan, apalagi di tengah meningkatnya kasus suspect dan positif Covid-19 di Kota Bima. “Selama pemeriksaan petugas mengutamakan prokes, termasuk senyum sapa dan salam pada masyarakat,” terangnya.

Selain mendapati warga luar daerah, Satgas bersama aparat menemukan 16 orang pengguna jalan yang tidak menggunakan masker. Terhadap mereka langsung diarahkan penanganannya ke tim medis untuk rapid antigen.

Hasilnya, lanjut dia, dari belasan orang tersebut dua di antaranya suspect Covid-19. Mereka yakni Muhammad Sahrul asal Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat dan Khairil Insyan Asal Sape Kabupaten Bima. Sementara yang lain negatif dan diingatkan untuk tetap disiplin menggunakan masker saat berada di luar rumah. “Kedua orang yang positif diarahkan isolasi mandiri dibawa pengawasan langsung dari Dinas Kesehatan,” pungkasnya. (jun)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional