Sat Narkoba Dompu Bekuk Bandar di Balibunga

Gt (44) warga Balibunga Kandai Dua yang diamankan tim Sat Narkoba Polres Dompu dengan BB 3,08 gram sabu – sabu di kediamannya, Minggu, 3 Oktober 2021.(Suara NTB/ist)

Dompu (Suara NTB) – Sat Narkoba Polres Dompu kembali membekuk seorang diduga bandar sabu – sabu dengan bukti 3,08 gram berat bersih. Gt (44) warga Balibunga diamankan aparat Kepolisian bersama uang tunai Rp20 juta dan bukti transfer.

Kasat Narkoba Polres Dompu, Iptu Ramlin, SH kepada wartawan, Senin, 4 Oktober 2021 mengatakan, penangkapan Gt berdasarkan informasi warga karena selama ini cukup merasahkan. Ketika dilakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah pelaku pada Minggu, 3 Oktober 2021, ditemukan pelaku dengan barang bukti 1 buah plastik klip transparan besar berisi kristal bening yang sudah dibungkus dalam 3 lembar plastik klip transparan, dan 1 kotak korek api yang berisi 1 gulung sabu – sabu dengan berat kotor 4,39 gram dan berat bersih 3,08 gram.

Iklan

Tim sat Narkoba juga mengamankan 4 unit HP, 1 gunting, 1 timbangan digital, 2 buah ATM BRI, 3 bundel plastik klip transparan, 5 sekop dari sedotan, 3 jarum, 2 tabung kaca, 1 korek api, 1 lembar slip bukti transfer, dan uang tunai Rp20 juta. “Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, barang bukti dan terduga diamankan di Mapolres Dompu,” kata Iptu Ramlin.

Kabupaten Dompu kini masuk dalam daerah yang rawat akan peredaran narkoba. Sejumlah bandar dan pengedar diamankan jajaran Kepolisian dengan barang bukti (BB) di atas 1 gram. Sasarannya  pun tidak hanya remaja dan orang dewasa, tapi juga anak – anak jadi sasaran peredaran narkoba. “Penyalahgunaan narkoba saat ini bahkan sampai ke pelosok desa,” tambah KBO Sat Narkoba Polres Dompu, Ipda Agustamin, SH.

Kendati demikian, lanjutnya, jajaran Sat Narkoba tidak kehilangan strategi untuk terus mengungkap pelaku penyalahgunaan narkoba di daerah. Warga pun diminta ikut membantu menekan peredaran narkoba dengan melaporkan setiap ada tindakan penyalahgunaan narkoba di sekitar. Karena pelaku penyalahgunaan narkoba cenderung emosinya tidak terkontrol, sehingga harus diantisipasi bersama. (ula)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional