Sasaran Vaksinasi Covid-19 di NTB Bertambah Jadi 3,5 Juta Orang

Nurhandini Eka Dewi (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 20 ribu tenaga kesehatan (Nakes) di NTB telah menerima notifikasi atau pemberitahuan untuk vaksinasi Covid-19 tahap pertama. Sementara itu, dengan dimasukkannya lansia sebagai penerima vaksin, jumlah sasaran vaksinasi di NTB, kini bertambah menjadi 3,5 juta orang lebih.

Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A., yang dikonfirmasi Suara NTB, Minggu, 3 Januari 2021 menyebutkan, jumlah Nakes yang diusulkan untuk vaksinasi Covid-19 sebanyak 29 ribu orang. ‘’Hasil pendataan 29 ribu Nakes.  Sebanyak 20 ribu Nakes sudah masuk (datanya), itu posisi sampai 31 Desember. Kita terus minta teman-teman daftar sampai nanti malam (kemarin, red),’’ katanya.

Eka menjelaskan, batas akhir pendaftaran Nakes untuk vaksinasi sampai Minggu, 3 Januari 2021 . Pendaftaran dilakukan secara online atau dalam jaringan (daring). Termasuk pemberitahuan mengenai vaksinasi juga dikirimkan secara daring.

Berdasarkan rapat dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ditemukan sekitar 284 ribu Nakes di Indonesia yang tidak punya handphone. Sehingga mereka tak mendapatkan pemberitahuan.

Eka mengatakan vaksin Covid-19 akan dikirim ke seluruh provinsi di Indonesia termasuk NTB mulai Senin, 4 Januari 2021. Untuk pelatihan vaksinator, Eka mengungkapkan akan dilakukan pada 11 Januari mendatang.

Dalam melakukan vaksinasi ke Nakes, kata Eka, ada 12 indikator yang dilihat. Jika Nakes dalam kondisi tidak fit, maka tak dilakukan vaksinasi. ‘’Tapi kita daftarkan dulu, nanti kita lakukan proses skrining. Kalau sudah proses skrining selesai, nanti kita dapat berapa orang. Dia tidak divaksinasi itu alasannya adalah karena memang tidak masuk 12 persyaratan itu,’’ katanya.

Mengenai dimasukkannya lansia sebagai penerima vaksin Covid-19, Eka mengatakan jumlah masyarakat yang akan menjadi sasaran vaksinasi akan bertambah. Semula, sasaran penerima vaksin, yaitu masyarakat berusia 18 – 59 tahun sebanyak 3,057 juta orang. Dengan dimasukkannya lansia sebagai orang yang ikut divaksin Covid-19, maka jumlah sasaran vaksinasi di NTB menjadi 3,5 juta orang lebih.

‘’Data kita 3,057 juta orang untuk usia 18 – 59 tahun. Dengan tambahan lansia, sasaran kita menjadi 3,5 juta orang yang menjadi sasaran vaksinasi. Makanya, kita lihat nanti. Ini yang dilatih vaksinatornya 1.352 orang. Nanti kalau kurang kita latih lagi,’’ pungkas Eka. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here