“Sarang Kriminal” yang Kini Jadi Objek Wisata Terkenal

Pantai Kura-kura Desa Ekas Buana selama liburan akhir tahun ini menjadi salah satu pilihan tempat berwisata.

Pantai Kura-kura Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dulu merupakan salah satu tempat terpencil dan sepi. Pantai yang berada di ujung selatan Gumi Patuh Karya ini konon sempat menjadi sarang kriminalitas. Kini, salah satu tempat terindah di Lotim ini menjadi menjadi salah satu objek wisata terkenal. Tidak heran saat liburan akhir tahun ini, pantai ini terlihat cukup ramai dikunjungi.

DEMIKIAN penjelasan Pengelola Pantai Kura-kura, Mamiq Roman saat menjawab Suara NTB, Sabtu, 26 Desember 2020. Pantai Kura-kura ini katanya mulai dibenahi sejak 2018 lalu. Bersama dengan jajaran pemerintah desa setempat, pantai yang cukup luas ini sudah dilengkapi sejumlah fasilitas umum. Sedia delapan gazebo yang setiap hari selalu terisi oleh pengunjung. Baik wisatawan asing maupun mancanegara.

Iklan

Mamiq Roman menuturkan, di atas tahun 2018 lalu Pantai Kura-kura ini tempat bersarangnya para pelaku kejahatan di wilayah Lotim bagian selatan. Menjadi tempat minum-minuman keras secara liar. Tempat berkumpul para pelaku kriminal usai menggelar aksinya.

Melihat potensi keindahan yang luar biasa, Mamiq Roman bersama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan sejumlah pemuda di Desa Ekas Buana mencoba melakukan gerakan. Alhasil, Pantai Kura-kura ini menjadi terkenal dan kini tidak pernah sepi dari kunjungan wisatawan. Bahkan para pelaku kriminal yang biasa mangkal di Pantai Kura-kura ini turut diberdayakan. Pengelola ini pun menjamin saat ini sudah sangat aman dan tidak ada lagi praktik kriminalitas di wilayah Pantai Kura-kura.

Sebelum masa pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) lalu, dalam sebulan pengelola ini mampu meraup pendapatan yang besar. “Pendapatan kita bisa tembus Rp15 juta sampai Rp 18 juta,” ungkapnya. Pendapatan ini diperoleh dari parkir kendaraan yang masuk. Mobil Rp20 ribu dan sepeda motor Rp10 ribu sekali parkir. Sehari jika dihitung jumlah rata-rata pengunjungnya bisa mencapai ratusan hingga ribuan orang.

Covid kemudian datang setelah memasuki kwartal pertama tahun 2020. Kondisi ini diakui sangat besar sekali pengaruhnya bagi pengembangan wisata di Lotim. Tidak terkecuali pantai Kura-kura. Setelah beberapa bulan terakhir, baru ada geliatnya. “Sekarang yang terkumpul rata-rata Rp 1 juta perhari,” sebut Mamiq Roman.

Sebagai pengelola kawasan wisata pantai diakui masih banyak hal yang perlu dibenahi. Fasilitas umum yang ada saat ini masih belum cukup bisa menampung kunjungan. Menjadi pekerjaan beratnya adalah persoalan sampah yang setiap hari menumpuk. Para pengunjung masih membuang sampah sembarangan.

Setiap menjelang matahari terbenam, pengelola bersama dengan anggota karang taruna yang lainnya membersihkan pantai. Keesokan harinya, saat pantai ini didatangi lagi sudah tidak ada lagi sampah yang berserakan. Salah satu sudut terindah di wilayah Lotim selatan ini tidak berkurang keindahannya karena terganggu oleh tumpukan sampah.

Harapannya ke depan ini ada tambahan fasilitas umum berupa tempat membuang sampah yang representatif. Sampah-sampah ini harapannya diangkut dan dibawa keluar. Sejauh ini, sampah-sampah tersebut terpaksa dibakar. Pemerintah Desa Ekas Buana dulu pernah membangunkan deker sampah. Akan tetapi karena terus terkena panas api saat pembakaran sampah sehingga cepat rusak.

Mamiq Roman menambahkan, mengunjungi Pantai Kura-Kura ini tidak saja keunikan tumpukan tanah berbentuk kura-kura raksasa sedang berenang di pantai. Namun ada beberapa keunikan lain yang bisa dinikmati wisatawan. Pertama, dalam tubuh kura-kura raksasa itu ada lubang besar yang bisa didatangi. “Jadi persis kita sedang berada di dalam cangkang kura-kura raksasa,” terangnya lagi.

Selain itu, setiap momentum bau nyale, perairan di Pantai Kura-kura ini juga banyak bermunculan nyale. Bahkan diklaim, nyale di Pantai Kura-kura ini jauh lebih bagus dibandingkan pantai-pantai lain di Lombok. Hal ini karena air Pantai Kura-kura ini sangat jernih. Berwisata di Pantai Kura-Kura diyakini akan meninggalkan pengalaman yang luar biasa. (rus)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional