Sapwaturrahman ; dari Lari ke Lompat Jauh

Mataram (suarantb.com) – Dengan postur tubuh tinggi, tak heran jika Sapwaturrahman Sanapiah Arsyad kerap menjuarai berbagai kompetisi lompat jauh. Atlet kelahiran Sumbawa, 13 Mei 1994 ini masih terbilang baru dalam cabor lompat jauh. Sebelumnya, ia menekuni cabang olahraga lari.

“Saya baru enam bulan di lompat jauh. Awalnya saya dulu Timnas di cabor lari, tapi setelah tiga kali ikut SEA Games, saya kurang beruntung, belum rezeki istilahnya. Akhirnya saya mengundurkan diri, pindah ke lompat jauh,” jelasnya.

Konsekuensi dari pilihan Sapwaturrahman tersebut ia harus mengulang dari nol lagi. Ia harus mulai dengan mengikuti pertandingan di daerah sebelum bisa mengikuti pertandingan tingkat nasional maupun internasional. “Kebetulan saya dipanggil Pelatda, jadi sekarang lompat jauhnya di Pelatda,” tambahnya.

Anak dari pasangan Sanapiah dan Mastambuan telah berhasil menjuarai beberapa pertandingan lompat jauh. Ia pernah mengikuti POMNAS 2015 dan berhasil meraih juara pertama. Saat kegiatan Jabar Open 2016, ia kembali meraih juara kedua dan Laskar Pelangi Open 2016 mendapatkan peringkat kelima.

“Karena juara di POMNAS, saya kemarin dipanggil untuk ikut POM ASEAN 2016. Alhamdulillah dapat emas. Dan sekarang saya masuk peringkat dua nasional,” terangnya.

Ketika ditanya mengenai PON mendatang, Sapwaturrahman mengaku harus memberikan yang terbaik. “Saya selalu berdoa untuk bisa memberikan yang terbaik buat PON. Saya tidak menargetkan apa-apa, karena sudah ada yang menargetkan. Saya cuma bisa bilang, saya akan berusaha memberikan yang terbaik buat Nusa Tenggara Barat,” tegasnya.

Selain sibuk dengan karir olahraganya, saat ini Sapwaturrahman masih menjalani masih terdaftar sebagai mahasiswa di IKIP Mataram jurusan Bahasa Inggris. (ros)