Sanksi bagi Pelanggar Protokol Covid-19 Dinilai Mendidik

Ilustrasi penggunaan masker kepada pengendara.(Suara NTB/dok)

Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Fauzan Khalid menegaskan, diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) tentang ketenteraman dan ketertiban masyarakat di tengah Pandemi covid-19 sebagai upaya mendidik semua kalangan, baik itu masyarakat, pelaku usaha dan ASN agar tetap patuh terhadap protokol covid-19. Salah satunya dengan memberlakukan sanksi denda bagi semua pihak yang melanggar protokol covid-19.

Dikonfirmasi wartawan di Giri Menang, Rabu, 5 Agustus 2020, Bupati Lobar mengatakan, bahwa pihaknya membuat Perbup di mana dalam Perbup itu diatur sanksi lebih ringan dibandingkan provinsi. Di mana provinsi memberlakukan sanksi Rp500 ribu, sedangkan kabupaten Lobar Rp50 ribu.

Iklan

“Ini tujuannya untuk mendidik dan mendisplinkan semuanya agar tetap patuh terhadap protokol covid-19. Kalau takut dikasih sanksi, maka ya harus patuh (standar covid-19),” tegas Bupati.

Kalau Pemda diprotes gara-gara aturan sanksi ini, kenapa tidak membagikan masker saja? Menurut bupati,  pihak Pemda sudah lelah turun membagikan masker. Termasuk terhadap masyakarat yang tidak disiplin dibagikan masker. Lanjut dia, semua upaya yang dilakukan Pemda baik melalui penerapan aturan ini semata-mata untuk masyarakat, bukan untuk Pemda.

“Jadi pakai masker itu bukan untuk saya, bukan untuk pak asisten, tapi untuk masyarakat sendiri,” jelas dia.

Terkait pemberlakuan aturan ini, jangan dianggap begitu keluar Perbup atau Perda, langsung diterapkan. Namun sebelum diberlakukan aturan ini perlu proses. Seperti dilakukan sosialisasi, dan evaluasi. Bayangkan masyarakat, begitu keluar perda lalu ada warga tak menggunakan masker didenda. Kata dia tidak demikian, karena Pemda akan melakukan sosialisasi dulu kepada masyarakat.

“Ada sosialisasi dan evaluasi,” tukas dia. Dalam penerapan aturan ini ia menginstruksikan ASN berada di garda terdepan sebagai contoh dan masyarakat. Kalau mereka melanggar tentu akan diberikan sanksi berat. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here