Sampah di KSB Belum Terangkut Secara Maksimal

Taliwang (Suara NTB) – Setidaknya ada sekitar 10 ton dari total 25 ton sampah masyarakat Sumbawa Barat setiap harinya belum terangkut. Hal itu menjadikan kesan Sumbawa Barat terkesan kumuh karena banyaknya sampah yang bertebaran.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kepada Suara NTB melalui Kabid Kebersihan, Dedi Damhudi MK, SP, M. Si, Kamis, 23 Maret 2017 tidak memungkiri adanya masalah tersebut. Tetapi dalam menyikapi masalah ini, dalam tahun ini, pihaknya akan kembali menambah armada pengangkut sampah. Seperti penambahan empat unit sepeda motor roda tiga dan satu unit dump truck.

Iklan

Meskipun ada penambahan di tahun 2017, namun jumlah tersebut juga masih dirasa kurang. Oleh karenanya, pihaknya akan kembali mengusulkan penganggaran masalah persampahan ini melalui APBD Perubahan mendatang. Sehingga masalah sampah ini akan bisa terselesaikan di Sumbawa Barat.

“Kita akan terus berupaya menambah armada pengangkut sampah yang selama ini masih kurang. Namun dalam proses tersebut, tentu memiliki proses yang tidak mudah,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sebenarnya untuk masalah persampahan ini pihaknya membutuhkan armada sekitar enam dump truck. Hal tersebut merupakan salah satu standar SOP yang sudah baku untuk mengurus masalah sampah ini. Hanya saja saat ini pihaknya akan lebih memprioritaskan penanganan sampah di kota Taliwang terlebih dahulu.

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya pihaknya untuk mendapatkan penghargaan Adipura yang akan dilaksanakan beberapa bulan kedepan. “Kita akan lebih memprioritaskan kota Taliwang terlebih dahulu sebagai ibukota Kabupaten, sementara untuk masalah sampah di Kecamatan tetap akan menjadi prioritas dan tetap akan kita selesaikan,” sebutnya.

Dikatakan, armada yang dimiliki masih kurang. Selain armada,  ambrol yang ada saat ini hanya dua yang beroperasi. “Kita sudah ajukan sekitar Rp 35 miliar untuk menyikapi masalah sampah ini. Tetapi jumlah tersebut masih menjadi pertimbangan dari TAPD karena nilainya dianggap tidak realistis,” ujarnya. (ils)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here