Sampah di Depo Sandubaya Menumpuk

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram mengklaim telah berhasil mengurai sampah di lingkungan setelah pengadaan kendaraan roda tiga tahun lalu. Bukannya selesai, pekerjaan baru justru tidak lagi di lingkungan, tapi di depo sampah. Sampah di depo Kecamatan Sandubaya menumpuk.

Pantauan Suara NTB, depo yang berdampingan dengan Kantor Camat Sandubaya ini terlihat menggunung. Ketinggian tumpukan sampah tersebut sekitar 5 – 7 meter. Dengan panjang radius 75 meter. Di tengah, dua operator sibuk menurunkan sampah yang baru diangkut dari lingkungan. Di pojok kanan, alat berat terparkir begitu saja.

Iklan

Menanggapi tumpukan sampah ini, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang juga Sekretaris DLH, Irwansyah mengakui hal tersebut. Ini disebabkan, armada yang dimiliki terbatas. Di satu sisi, kendaraan operasi harus melayani rute pengangkutan sampah di sejumlah titik di Mataram.

“Akhirnya armada ke sana – ke mari ngangkut sampah,” kata Irwansyah pekan kemarin.

Penumpukan sampah di depo Sandubaya bukan berarti TPA Kebon Kongok sudah tidak sanggup lagi menampung sampah. Tetapi volume sampah banyak akibat kelurahan memiliki roda tiga. Di satu sisi, tingkat partisipasi masyarakat membuang sampah sangat bagus.

Irwansyah mengaku, perlu kerja keras mengurangi sampah tersebut. “Depo di Lawata dan Karang Pule diselesaikan. Nanti numpuk dan angkut lagi,” paparnya.

Pengurangan volume sampah nantinya dengan model gotong royong. Seluruh armada diarahkan ke sana dan membuang ke TPA Kebon Kongok. Ini disiasati pada malam hari taatkala sebagian besar armada tak melayani pengangkutan di lingkungan.

Sementara ini, depo di Sandubaya diperbolehkan bagi operator membuang sampah dari lingkungan. Selanjutnya, dump truck mengangkut ke Kebon Kongok. (cem)