Sambut WSBK PHRI : 16.000 Kamar Hotel Tersedia

Ni Ketut Wolini. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi NTB memastikan ada 16.000 kamar hotel tersedia untuk memenuhi kebutuhan penginapan tamu-tamu luar yang akan menyaksikan gelaran World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Kuta, Lombok Tengah pertengahan November 2021 ini.

Koordinasi pihak penyelenggara superbike intens dilakukan dengan PHRI. Begitu juga dengan pemerintah pusat terkait untuk mempersiapkan penginapan bagi para tamu luar NTB ini. Ketua PHRI Provinsi NTB, Ni Ketut Wolini kepada Suara NTB di Mataram, Senin, 20 September 2021 mengatakan, hotel-hotel yang ada di NTB, terutama hotel-hotel berbintang akan terisi. Bahan hotel-hotel yang ada di gili-gili.

Iklan

Karena tidak cukup dengan estimasi jumlah penonton yang akan datang, home stay-home stay juga akan digunakan. “Hotel-hotel sudah dibooking sama panitia. Terutama hotel-hotel yang ada di ring satu KEK Mandalika, sudah diboking semuanya,” kata Wolini. PHRI NTB intens juga melakukan pertemuan virtual dengan ITDC, dan Kementerian Parekraf.

Sesuai hasil pertemuan, panitia rencananya akan menjual 30.000 tiket. Namun belum dipastikan berapa rilnya yang akan dijual. Dari estimasi jumlah tamu ini, Wolini mengatakan masih kekurangan kamar hotel. Karena itu, tak menutup kemungkinan hotel-hotel yang ada di Bali juga akan kecipratan. Tamu-tamu yang menginap di Bali, skenarionya akan difasilitasi kapal cepat untuk menyaksikan superbike di Sirkuit Mandalika.

Wolini menegaskan, 16.000 kamar hotal yang sudah tersedia ini dipastikan sudah mempersiapkan diri. Syarat utamanya adalah hotel yang sudah memegang sertifikat CHSE (protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan). Seluruh hotel anggota PHRI beserta staf hotel sudah juga melakukan vaksinasi. Wolini menyebutnya bahkan sudah 100 persen. NTB akan menjadi tuan rumah gelaran World Superbike Championship (WSBK) pada 12 – 14 November di Sirkuit Mandalika.

Proyek pembangunan sirkuit internasional Mandalika sudah masuk tahap akhir. Sejumlah pekerjaan utama dan berat sudah bisa diselesaikan, termasuk penyelesaian aspal lintasan balapanya. Pihak Mandalika Grandprix Assocation (MGPA) pun optimis, pembangunan sirkuit jalan raya pertama di dunia untuk event MotoGP ini bisa rampung September ini.

Sejumlah pekerjaan utama seperti jalur lintasan balap, pagar pembatas dan beberapa fasilitas penunjang sirkuit lainya sudah selesai. Termasuk pembangunan tiang lampu start/finish sirkuit, kontruksinya juga sudah 100 persen. Fasilitas utama yang masih dalam penyelesaian yakni race control. Bangunan dua lantai seluas 1.045 meter persegi tersebut memiliki peranan penting dalam event motorsport baik MotoGP maupun WSBK. Sebagai pusat supervisi dan pengatur jalannya balapan.

Race control nantinya akan dilengkapi dengan peralatan-peralatan elektronik super canggih. Mulai dari jaringan WiFi, CCTV, televisi, light system, timing system, peredam suara dan transponder yang memiliki spesifikasi khusus. Dan, hanya bisa diakses oleh orang-orang yang berkepentingan seperti Race Direction, Safety Officer, Promotor Representative, FIM MotoGP Stewards dan Clerk of Course (CoC), Deputy COC, Marshal Head, Timing System, Secretary.

Bangunannya sendiri ditargetkan rampung pada September 2021 mendatang. Memiliki desain modern yang memadukan karakter kecepatan dan dinamis lintasan balap dan kearifan lokal dari cerita Putri Mandalika serta menjadi bakal menjadi ikon baru bagi Sirkuit Mandalika. (bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional